Koridor.idKoridor.idKoridor.id
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Cari
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Tag Berita
  • Berita Otomotif
  • Lainnya
Reading: Kedai Kopi Gudmud Edukasi Pelanggan Mengenal Varian si ‘Biji Hitam’
Font ResizerAa
Koridor.idKoridor.id
Font ResizerAa
Cari
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
@2020 Koridor.id All Right Reserved

Kedai Kopi Gudmud Edukasi Pelanggan Mengenal Varian si ‘Biji Hitam’

Diterbitkan 28 Juni 2024
Bagikan

PAREPARE, Koridor.id – Salah satu kedai kopi di kota Parepare, Sulawesi selatan (Sulsel), bernama Gudmud Coffee Roastery berbeda dengan kedai kopi lainnya. Selain menyajikan beragam jenis kopi juga memberikan edukasi bagi para penikmat ‘biji hitam’ ini.

Seperti yang telah dilakukan baru-baru ini, dengan menggelar publik cupping, atau pengujian cita rasa kepada para penikmat kopi.

Pengelola Gudmud, Syahrani mengungkapkan, kegiatan itu dilakukan untuk mengetahui dan mengevaluasi karakter karakter pada kopi seperti aroma, rasa, dan juga sensasi yang tertinggal setelah kopi diseduh dan dicicip.

Menurut Rani -sapaannya- menjelaskan, biasanya cupping dilakukan oleh roastery atau produsen biji kopi sangrai setelah menyangrai untuk mengevaluasi dan mempertahankan karakter pada kopi dan memastikan kopi yang akan disajikan kepada pelanggan memiliki cita rasa yang sama dengan kopi kopi yang disajikan sebelumnya.

“Namun di gudmud coffee roastery kegiatan cupping dilakukan oleh publik dengan berbagai latar belakang yang punya ketertarikan pada kopi, dalam pelaksanaannya, penyelenggara menjelaskan hal hal mendasar mulai dari teknis hingga informasi seputar kopi yang akan dicicip.” ujar pegiat lingkungan ini.

Salah satu peserta, Onet mengatakan sangat tertarik dengan kegiatan cupping ini dikarenakan bisa menjadi ruang untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam mengenai kopi, bahwa kopi tidak selamanya pahit namun juga memiliki rasa asam dan manis jika disajikan dengan benar meskipun tanpa gula.

“Pihak gudmud sendiri sebagai penyelenggara berharap akan semakin banyak orang orang yang tertarik untuk mengetahui lebih banyak soal kopi mulai dari penanaman hingga penyajiannya.” Katanya. (*)

TAGGED:godmudKopi
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print

Follow Kami

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

Berita Terbaru

Bhabinkamtibmas Polsubsektor Mapilli Monitoring Posyandu Mujur, Ajak Warga Cegah Stunting
BERITA 2 Februari 2026
RSUD Andi Makkasau Tertibkan Layanan Rawat Jalan Urologi
KESEHATAN 31 Januari 2026
Tinjau Pembangunan Masjid Raya, Bupati Andi Ina Optimis Digunakan RamadanĀ 
BERITA 31 Januari 2026
Bhabinkamtibmas Desa Nepo Bersama Aparat Desa Gelar Kerja Bakti
BERITA 30 Januari 2026

Anda mungkin menyukai

BERITA

Personel Polsek Urban Wonomulyo Dampingi Petani Jagung Jual Hasil Panen ke BULOG

30 Januari 2026
BERITA

Unit Lantas Polsek Urban Wonomulyo Datangi TKP Kecelakaan Maut di Luyo, Dua Pengendara Motor Tewas

30 Januari 2026
BERITA

Truk Bermuatan BBM Solar Diamankan, Pihak SPBU Bantah Praktik Ilegal

30 Januari 2026
BERITA

Peduli Kebersihan, Babinsa Koramil 1405-03/Bacukiki Bersihkan Sampah di Pantai Taman Mattirotasi

30 Januari 2026
Follow US
@2020 Koridor.id All Right Reserved
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
Welcome Back!

Sign in to your account