Koridor.id Koridor.id Koridor.id
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Cari
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Tag Berita
  • Berita Otomotif
  • Lainnya
Reading: Cadangan BBM Nasional Masih Aman 20 Hari, Bahlil Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah
Font ResizerAa
Koridor.id Koridor.id
Font ResizerAa
Cari
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
@2020 Koridor.id All Right Reserved

Cadangan BBM Nasional Masih Aman 20 Hari, Bahlil Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah

Diterbitkan 2 Maret 2026
Bagikan

JAKARTA — Pemerintah memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional masih dalam kondisi aman di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut stok BBM nasional saat ini diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 20 hari ke depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil saat menghadiri rapat bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/3/2026).

Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Langkah AntisipasiKonflik Timur Tengah Picu Ketidakpastian Energi GlobalPemerintah Pastikan Stabilitas Energi Nasional

“Masih cukup, 20 hari,” ujar Bahlil kepada wartawan.

Ia menegaskan, hingga saat ini tidak terdapat gangguan terhadap distribusi maupun subsidi BBM dalam negeri. Pemerintah terus memantau situasi global guna memastikan stabilitas pasokan energi nasional tetap terjaga.

Menurutnya, kondisi geopolitik global memang berpotensi memengaruhi harga minyak dunia, terutama akibat konflik yang terus berkembang di kawasan Timur Tengah.

“Untuk kondisi dalam negeri, sampai hari ini tidak ada masalah. Namun harga minyak dunia berpotensi mengalami koreksi karena situasi geopolitik yang memanas,” jelasnya.


Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi

Untuk mengantisipasi dampak lanjutan terhadap sektor energi nasional, Kementerian ESDM akan melakukan koordinasi intensif dengan Dewan Energi Nasional (DEN). Langkah ini bertujuan untuk menganalisis potensi risiko dan menyusun strategi kebijakan yang diperlukan.

Bahlil mengatakan, pemerintah akan segera menggelar rapat khusus dengan DEN guna membahas situasi terkini dan dampaknya terhadap ketahanan energi nasional.

“Besok saya akan rapat dengan Dewan Energi Nasional. Setelah itu, baru akan disampaikan hasil analisis dan kajian secara menyeluruh,” ujarnya.

Pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas energi nasional, termasuk memastikan ketersediaan BBM dan mengantisipasi kemungkinan fluktuasi harga global.

Baca Juga  Sambut HUT RI ke-79 dan Hari Pengayoman, Lapas IIA Parepare Gelar Porseni Antar Warga Binaan 

Konflik Timur Tengah Picu Ketidakpastian Energi Global

Ketegangan geopolitik meningkat setelah Iran dilaporkan menutup Selat Hormuz sebagai respons atas serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel.

Serangan tersebut terjadi pada Sabtu (28/2/2026) waktu setempat dan menyasar sejumlah titik strategis di Teheran. Israel menjadi pihak pertama yang mengonfirmasi operasi militer tersebut, disusul pernyataan resmi Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan keterlibatan negaranya.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan misil ke sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, termasuk pangkalan udara Al Udeid di Qatar, Al-Salem di Kuwait, Al-Dhafra di Uni Emirat Arab, serta markas Armada Kelima AS di Bahrain.

Situasi ini memicu kekhawatiran global karena Selat Hormuz merupakan jalur strategis distribusi minyak dunia. Gangguan di wilayah tersebut berpotensi memengaruhi pasokan dan harga energi internasional.


Pemerintah Pastikan Stabilitas Energi Nasional

Meski demikian, pemerintah Indonesia memastikan kondisi energi nasional masih stabil dan terkendali. Cadangan BBM yang tersedia dinilai cukup untuk menjaga kebutuhan masyarakat dalam jangka pendek.

Pemerintah juga terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan global guna memastikan langkah antisipatif dapat segera dilakukan jika diperlukan.

Selain itu, koordinasi dengan berbagai lembaga strategis akan terus ditingkatkan untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global.

TAGGED:bahlil lahadaliabbm indonesiaberita energi indonesiacadangan bbm nasionaldewan energi nasionalenergi nasionalharga minyak duniakementerian esdm
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print

Follow Kami

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

Berita Terbaru

Mentan Amran dorong hilirisasi kelapa Indonesia
Amran Tantang Pengusaha Muda Garap Hilirisasi Kelapa, Peluang Industri Bernilai Tinggi
Ekonomi & Bisnis NASIONAL
3 Mei 2026
Grafik pergerakan harga pangan nasional berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia 3 Mei 2026
Daftar Lengkap Harga Pangan Nasional Hari Ini, Cabai dan Beras Kompak Turun
Ekonomi & Bisnis NASIONAL
3 Mei 2026
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
Parepare
2 Mei 2026
HIPMI Properti Sulsel Siap Dilantik, Bidik Penguatan Sektor Properti
BERITA
2 Mei 2026

Anda mungkin menyukai

sapi kurban parepare 2026
DaerahEKONOMIEkonomi & Bisnis

Penurunan Sapi Kurban di Parepare 2026: Dampak Harga Naik dan Strategi Pemerintah

29 April 2026
Hermanto P mengikuti forum ASWAKADA 2026 di Jakarta
NASIONALParepare

Dari Jakarta ke Parepare, Ini Misi Hermanto Usai Bimtek ASWAKADA 2026

28 April 2026
Stok beras Bulog capai 5 juta ton tanda swasembada pangan
EKONOMINASIONAL

Menteri Pertanian Sebut Indonesia Sudah Swasembada Pangan, Ini Datanya

26 April 2026
ground breaking Fairus Zamzam Parepare
DaerahEKONOMIParepare

Ground Breaking Fairus Zamzam, Tasming Hamid Dorong Investasi Properti

24 April 2026
Follow US
@2020 Koridor.id All Right Reserved
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
Welcome Back!

Sign in to your account