Koridor.id Koridor.id Koridor.id
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Cari
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Tag Berita
  • Berita Otomotif
  • Lainnya
Reading: Prabowo Minta Penghematan BBM, Pertimbangkan WFH untuk Antisipasi Krisis Energi
Font ResizerAa
Koridor.id Koridor.id
Font ResizerAa
Cari
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
@2020 Koridor.id All Right Reserved

Prabowo Minta Penghematan BBM, Pertimbangkan WFH untuk Antisipasi Krisis Energi

Diterbitkan 13 Maret 2026
Bagikan

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mendorong langkah penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sebagai respons terhadap potensi dampak konflik di kawasan Timur Tengah terhadap perekonomian global.

Rencana tersebut disampaikan Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Berita Terkait
Pertimbangkan Kebijakan WFHBelajar dari Kebijakan Negara LainDampak Konflik terhadap APBNPemerintah Diminta Tetap Waspada

Dalam arahannya kepada para menteri dan pejabat negara, Presiden menilai gejolak harga minyak mentah dunia yang dipicu konflik antara Amerika Serikat, Iran, dan Israel berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global, termasuk kondisi ekonomi Indonesia.

Menurutnya, pemerintah perlu mengambil langkah proaktif untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga energi dunia.

“Tentunya kita juga sekarang harus melakukan langkah-langkah yang proaktif, dalam arti kita harus melakukan penghematan konsumsi BBM,” ujar Presiden Prabowo.

Ia menegaskan Indonesia memang berada dalam kondisi relatif aman, namun pemerintah tetap harus bersiap menghadapi berbagai kemungkinan terburuk.


Pertimbangkan Kebijakan WFH

Selain penghematan BBM, Presiden juga membuka kemungkinan penerapan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi sebagian aparatur negara sebagai langkah efisiensi energi.

Menurut Presiden, pengalaman Indonesia selama pandemi COVID-19 menunjukkan bahwa sistem kerja jarak jauh mampu mengurangi mobilitas masyarakat dan konsumsi bahan bakar.

“Dulu kita atasi COVID dengan baik. Banyak yang bekerja dari rumah dan itu berarti kita menghemat BBM dalam jumlah yang sangat besar,” kata Prabowo.

Ia bahkan meminta para menteri koordinator untuk mengkaji kemungkinan penerapan kebijakan tersebut dalam beberapa hari ke depan.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan di perkotaan sekaligus menekan konsumsi energi nasional.

Baca Juga  Bupati Suardi Saleh Terima Penghargaan Baznas Award

Belajar dari Kebijakan Negara Lain

Dalam arahannya, Presiden juga mencontohkan berbagai kebijakan penghematan energi yang telah diterapkan oleh sejumlah negara.

Beberapa negara seperti Thailand dan Vietnam mendorong sebagian pegawai bekerja dari rumah untuk mengurangi mobilitas dan konsumsi BBM.

Sementara itu, Filipina menerapkan sistem empat hari kerja dalam sepekan di sejumlah instansi pemerintah serta membatasi perjalanan dinas.

Presiden juga menyoroti langkah penghematan yang dilakukan oleh Pakistan, yang menerapkan berbagai kebijakan efisiensi energi secara ketat.

Negara tersebut menerapkan kebijakan WFH bagi sekitar 50 persen pegawai pemerintah dan swasta, serta mengurangi hari kerja menjadi empat hari dalam seminggu.

Selain itu, pemerintah Pakistan juga melakukan sejumlah langkah penghematan lain, di antaranya:

  • Mengurangi gaji anggota kabinet dan parlemen
  • Membatasi penggunaan kendaraan dinas
  • Mengurangi jatah BBM bagi kementerian
  • Menghentikan pembelian kendaraan, pendingin ruangan (AC), dan mebel kantor
  • Membatasi kegiatan seremonial pemerintah

Presiden menegaskan bahwa berbagai kebijakan tersebut hanya menjadi contoh yang dapat dipelajari oleh pemerintah Indonesia.


Dampak Konflik terhadap APBN

Dalam sidang kabinet tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga memaparkan sejumlah skenario dampak konflik global terhadap ekonomi Indonesia.

Airlangga menjelaskan bahwa apabila konflik berlangsung dalam jangka waktu panjang, harga minyak mentah dunia dapat mengalami kenaikan signifikan.

Dalam skenario pemerintah, harga minyak diperkirakan mencapai:

  • 90 dolar AS per barel jika konflik berlangsung lima bulan
  • 97 dolar AS per barel jika berlangsung enam bulan
  • 115 dolar AS per barel jika konflik berlangsung hingga 10 bulan

Kenaikan harga minyak tersebut berpotensi memengaruhi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dalam skenario awal, dengan asumsi harga minyak sekitar 86 dolar AS per barel, nilai tukar rupiah Rp17.000 per dolar AS, dan pertumbuhan ekonomi 5,3 persen, defisit APBN diperkirakan mencapai 3,18 persen.

Baca Juga  2245 Siswa di Parepare Nikmati Makan Bergizi Gratis, Wawali Hermanto Pastikan Gizi Anak Terpenuhi

Namun dalam skenario moderat dengan harga minyak 97 dolar AS per barel, defisit APBN diproyeksikan meningkat hingga 3,53 persen.

Sementara dalam skenario pesimistis dengan harga minyak mencapai 115 dolar AS per barel, defisit APBN dapat mencapai 4,06 persen.

Airlangga menegaskan bahwa dalam kondisi tersebut, pemerintah perlu mempertimbangkan penghematan belanja negara.


Pemerintah Diminta Tetap Waspada

Presiden Prabowo berharap konflik di Timur Tengah tidak berkembang menjadi perang berkepanjangan.

Namun ia tetap mengingatkan seluruh jajaran pemerintah untuk bersiap menghadapi berbagai kemungkinan.

“Kita berharap skenario yang terburuk tidak terjadi di Timur Tengah. Tapi kita juga tidak boleh lengah dan harus mempersiapkan diri untuk kemungkinan paling buruk,” ujar Presiden.

Ia menambahkan bahwa penghematan energi diharapkan dapat membantu menjaga kondisi fiskal negara agar defisit anggaran tetap terkendali.

Presiden juga menyinggung potensi efisiensi melalui pengembangan GovTech, yaitu sistem digital terintegrasi untuk menghubungkan seluruh kementerian dan lembaga.

Menurutnya, integrasi sistem tersebut diperkirakan dapat mengurangi kebocoran anggaran negara hingga sekitar 40 persen dari total pengeluaran pemerintah.

TAGGED:kebijakan wfh pemerintahkrisis energi duniapenghematan bbmsidang kabinet prabowo
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print

Follow Kami

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

Berita Terbaru

Mentan Amran dorong hilirisasi kelapa Indonesia
Amran Tantang Pengusaha Muda Garap Hilirisasi Kelapa, Peluang Industri Bernilai Tinggi
Ekonomi & Bisnis NASIONAL
3 Mei 2026
Grafik pergerakan harga pangan nasional berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia 3 Mei 2026
Daftar Lengkap Harga Pangan Nasional Hari Ini, Cabai dan Beras Kompak Turun
Ekonomi & Bisnis NASIONAL
3 Mei 2026
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
Parepare
2 Mei 2026
HIPMI Properti Sulsel Siap Dilantik, Bidik Penguatan Sektor Properti
BERITA
2 Mei 2026

Anda mungkin menyukai

sapi kurban parepare 2026
DaerahEKONOMIEkonomi & Bisnis

Penurunan Sapi Kurban di Parepare 2026: Dampak Harga Naik dan Strategi Pemerintah

29 April 2026
Hermanto P mengikuti forum ASWAKADA 2026 di Jakarta
NASIONALParepare

Dari Jakarta ke Parepare, Ini Misi Hermanto Usai Bimtek ASWAKADA 2026

28 April 2026
Stok beras Bulog capai 5 juta ton tanda swasembada pangan
EKONOMINASIONAL

Menteri Pertanian Sebut Indonesia Sudah Swasembada Pangan, Ini Datanya

26 April 2026
ground breaking Fairus Zamzam Parepare
DaerahEKONOMIParepare

Ground Breaking Fairus Zamzam, Tasming Hamid Dorong Investasi Properti

24 April 2026
Follow US
@2020 Koridor.id All Right Reserved
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
Welcome Back!

Sign in to your account