PAREPARE – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Sulawesi Selatan pada Sabtu, 21 Maret 2026, didominasi hujan sejak pagi hingga malam hari.
Kondisi ini bertepatan dengan momentum Hari Raya Idulfitri, sehingga masyarakat diimbau untuk mempersiapkan perlengkapan seperti payung dan jas hujan saat beraktivitas di luar rumah.
Berdasarkan data dari BMKG Wilayah IV, sebagian besar daerah di Sulsel berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang. Pada waktu tertentu, intensitas hujan bahkan dapat meningkat.
Sejumlah wilayah pesisir seperti Makassar, Maros, Gowa, Takalar, Pangkep, hingga Barru diprakirakan akan diguyur hujan sejak pagi hari.
Kondisi tersebut berpotensi berlanjut hingga siang dan sore hari, yang merupakan waktu pelaksanaan Salat Idulfitri di berbagai lokasi.
Tidak hanya wilayah pesisir, hujan juga diprediksi merata hingga ke daerah pegunungan seperti Enrekang, Tana Toraja, dan Toraja Utara, dengan pola yang relatif sama, yakni hujan ringan hingga sedang sepanjang hari.
Sementara itu, wilayah selatan seperti Bulukumba dan Kepulauan Selayar juga berpotensi mengalami hujan, meskipun pada beberapa jam diperkirakan hanya berawan.
BMKG mencatat suhu udara di Sulawesi Selatan berada pada kisaran 19 hingga 33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan cukup tinggi antara 73 hingga 100 persen.
Adapun kecepatan angin berkisar antara 9 hingga 35 kilometer per jam yang bertiup dari berbagai arah, didominasi barat hingga utara.
Kondisi tersebut menunjukkan cuaca yang cukup dinamis, terutama dengan kombinasi hujan dan angin yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
Meski tidak semua wilayah mengalami hujan lebat secara terus-menerus, masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap potensi genangan air, jalan licin, hingga gangguan aktivitas luar ruangan.
Masyarakat juga diharapkan terus memantau informasi terbaru dari BMKG guna mengantisipasi perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu.


