Makassar – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan halal bihalal yang digelar di kediaman Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, dalam momentum Idulfitri, Senin (23/3/2026).
Kegiatan yang telah menjadi tradisi tahunan ini kembali mempertemukan berbagai kalangan, mulai dari tokoh nasional, pimpinan daerah, hingga elemen masyarakat. Para tamu tampak berbaur dalam suasana penuh kekeluargaan, saling bersilaturahmi dan mempererat hubungan.
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, turut hadir dalam kesempatan tersebut. Di sela kegiatan, ia menyempatkan diri bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh penting.
Beberapa di antaranya yakni Aksa Mahmud, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, serta Rektor Universitas Hasanuddin, Jamaluddin Jompa.
Momentum Pererat Silaturahmi
Interaksi yang terjalin berlangsung hangat dan alami. Para tamu saling bertukar sapa serta berbincang ringan, menciptakan suasana yang cair dan penuh kebersamaan.
Momentum halal bihalal ini tidak sekadar menjadi ajang temu kangen, tetapi juga ruang untuk memperkuat jejaring kebersamaan setelah menjalani bulan Ramadan.
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menilai kegiatan tersebut memiliki arti penting dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat yang semakin dinamis.
“Halal bihalal menjadi sarana untuk merawat silaturahmi, memperkuat komunikasi, serta menjaga semangat persaudaraan,” ujarnya.
Nilai Kebersamaan Harus Dijaga
Ia menekankan bahwa nilai-nilai kebersamaan yang terbangun dalam momen Idulfitri perlu terus dijaga dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pemerintahan maupun kehidupan bermasyarakat.
Kehadiran Jusuf Kalla sebagai tuan rumah memberikan makna tersendiri. Sebagai tokoh bangsa, ia dikenal konsisten mendorong pentingnya persatuan dan dialog lintas kelompok.
Acara berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, mencerminkan nilai-nilai Idulfitri yang sarat dengan semangat saling memaafkan, mempererat hubungan, serta membangun kembali kebersamaan.


