Koridor.idKoridor.idKoridor.id
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Cari
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Tag Berita
  • Berita Otomotif
  • Lainnya
Reading: Diduga Lecehkan Dokter, Oknum Security RS Ainun Habibie Terancam Dipecat
Font ResizerAa
Koridor.idKoridor.id
Font ResizerAa
Cari
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
@2020 Koridor.id All Right Reserved

Diduga Lecehkan Dokter, Oknum Security RS Ainun Habibie Terancam Dipecat

Diterbitkan 29 September 2024
Bagikan

PAREPARE, koridor.id – Oknum security (Satpam) Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie (RS Ainun) Kota Parepare terancam sanksi pemecatan usai dilaporkan dugaan tindakan pelecehan seksual terhadap seorang dokter muda yang ditugaskan di RS Ainun, pada Kamis (26/9/2024).

Diketahui Dokter inisial dr T yang merupakan ASN mitra RS Regional Ainun Habibie asal Kabupaten Maros. Selain melaporkan di manajemen RS Ainun, pihak Dr T melalui suaminya juga melaporkan tindakan dugaan pelecehan tersebut ke pihak Polres Parepare.

Suami korban, Bagus, mengatakan kepada media bahwa, istrinya menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum security saat hendak masuk bekerja pada Kamis 26 September kemarin sekitar pukul 06.30 WITA.

“Istri saya dilecehkan saat akan masuk ke RS Ainun Habibie, kejadiannya pagi-pagi sekitar pukul 06.30. Petugas security ini menghadang istri saya, merentangkan tangannya seraya ingin memeluk istri saya dengan wajah menggoda. Ini yang membuat istri saya sangat risih, takut dan jengkel dengan perlakuan Security,” urai Bagus.

Menurut suami korban, karena trauma dengan kejadian tersebut, istrinya menarik diri dan berhenti sebagai dokter mita di RS Ainun Habibie. Dari kejadian itu juga kata Bagus, pihaknya kecewa terhadap sikap manajemen RS Ainun yang tidak memberikan sanksi kepada diduga pelaku.

Kepala Bagian SDM RS Hasri Ainun Habibie Parepare, Abdul Rizal dimintai keterangan membenarkan telah adanya laporan dugaan pelecehan terhadap dokter. Pihaknya pun langsung menindak lanjuti laporan tersebut.

“Setelah mendengarkan keterangan korban jadi kami kumpulkan bukti-bukti permulaan hari Kamis (27/9/24). Dengan cepat kami membuat nota pertimbangan ke bapak Direktur dan dikeluarkan surat peringatan satu (SP1) langsung sama dengan surat peringatan dua (SP2),” ujarnya, Ahad (29/9/24).

Namun menurutnya hal itu, belum sepenuhnya selesai, sebab, setelah dikeluarkan langsung SP2 dan merumahkan bersangkutan (security) hingga batas waktu belum ditentukan, sambil meneruskan dan melaporkan proses selanjutnya ke pihak BKSDM Pemkot Parepare, sebab Satpam tersebut merupakan penempatan dari Pemkot. Namun pihak pelapor meminta untuk segera di pecat.
“Inilah yang mejadi miss (komunikasi) antara pihak dr T dan Manajemen, dan sempat diviralkan, padahal kita (manajemen RS) belum berhenti, tetapi bekerja berdasarkan proses dan aturan yang ada,” ujarnya.

Proses itu, lanjutnya, mulai dari melihat bukti CCTV, saksi saksi yang kebetulan ada pada saat itu ada dua orang perawat, dan hari Jum’at (28/9/24) mulai  dilakukan investigasi lebih mendalam, dan agar maksimal, maka bersangkutan (pelaku) dirumahkan untuk sementara sampai batas tidak ditentukan.

“InsyAllah mudah mudahan besok sudah ada bukti yang lengkap dengan komprehensif karena ini bersangkutan adalah SK kepegawaian dari Pemerintah Kota Parepare, berarti kami melalui pak Direktur akan memberikan nota pertimbangan ke pemerintah Kota Parepare dalam hal ini BKPSDM Parepare melalui rekomendasi hasil investigasi kami,” tutupnya.

Sebelumnya suami Dr T, Bagus juga telah melaporkan hal tersebut ke Polres Parepare, dan  Kasat Reskrim Polres Parepare AKP Setiawan membenarkan kejadian tersebut. Dia mengklaim kasus dugaan pelecehan ditangani unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).

“Sudah ditangani PPA, masih proses penyelidikan,” singkat Setiawan.

“Masih proses penyelidikan, Pemanggilan terlapor,” lanjutnya. (ki1)

Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print

Follow Kami

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

Berita Terbaru

Angin Kencang Rusak 34 Rumah, Pemkab Barru Bergerak Cepat Warga Terdampak
BERITA 2 Februari 2026
Bhabinkamtibmas Polsubsektor Mapilli Monitoring Posyandu Mujur, Ajak Warga Cegah Stunting
BERITA 2 Februari 2026
RSUD Andi Makkasau Tertibkan Layanan Rawat Jalan Urologi
KESEHATAN 31 Januari 2026
Tinjau Pembangunan Masjid Raya, Bupati Andi Ina Optimis Digunakan Ramadan 
BERITA 31 Januari 2026

Anda mungkin menyukai

BERITA

Bhabinkamtibmas Desa Nepo Bersama Aparat Desa Gelar Kerja Bakti

30 Januari 2026
BERITA

Personel Polsek Urban Wonomulyo Dampingi Petani Jagung Jual Hasil Panen ke BULOG

30 Januari 2026
BERITA

Unit Lantas Polsek Urban Wonomulyo Datangi TKP Kecelakaan Maut di Luyo, Dua Pengendara Motor Tewas

30 Januari 2026
BERITA

Truk Bermuatan BBM Solar Diamankan, Pihak SPBU Bantah Praktik Ilegal

30 Januari 2026
Follow US
@2020 Koridor.id All Right Reserved
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
Welcome Back!

Sign in to your account