Koridor.id Koridor.id Koridor.id
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Cari
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Tag Berita
  • Berita Otomotif
  • Lainnya
Reading: Kronologi Kerusuhan Suporter Arema Usai Menjamu Persebaya, 127 Korban Jiwa
Font ResizerAa
Koridor.id Koridor.id
Font ResizerAa
Cari
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
@2020 Koridor.id All Right Reserved

Kronologi Kerusuhan Suporter Arema Usai Menjamu Persebaya, 127 Korban Jiwa

Diterbitkan 2 Oktober 2022
Bagikan

MALANG, koridor.id – Laga Arema vs Persebaya yang dimulai pukul 20:00 berlangsung sengit. Akan tetapi tuan rumah tidak beruntung karena kalah 2-3 dari Persebaya.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan semula pertandingan Arema vs Persebaya berlangsung lancar.

Namun setelah pertandingan berakhir sejumlah pendukung Arema merasa kecewa dan beberapa di antara mereka turun ke lapangan untuk mencari pemain dan ofisial.

Petugas pengamanan kemudian melakukan upaya pencegahan dengan melakukan pengalihan agar para suporter tersebut tidak turun ke lapangan dan mengejar pemain.

Semakin lama kekecewaan suporter makin kuat dan kemarahan tidak terkendali, karena disertai dengan lemparan benda-benda ke lapangan.

Guna meredakan kemarahan suporter polisi melepaskan tembakan gas air mata ke arah suporter.

Dari tembakan air mata itu suporter yang mencoba menghindar kian tidak terkendali, sehingga harus mengorbankan penonton lain dengan menginjak-injak guna menyelamatkan diri.

Banyak dari penonton yang mengalami sesak napas akibat asap gas air mata. Cuitan netizen juga menyebutkan orangtua kehilangan balita lantaran situasi panik yang tidak terkendali akibat tembakan gas air mata polisi.

Kerusuhan yang terjadi di lapangan Kanjuruhan mengakibatkan dua kendaraan polisi dirusak, salah satunya dibakar. Penonton juga dilaporkan membakar fasilitas lain di stadion.

Tidak saja terjadi di dalam, kerusuhan juga berimbas ke luar stadion. Total delapan kendaraan polisi dirusak. Para pemain Persebaya sempat tertahan hingga satu jam di kendaraan taktis milik polisi. Mobil rantis yang ditumpangi Persebaya juga dilempari suporter Arema.

Sekitar pukul 03:00, Minggu (2/10), Polda Jawa Timur menggelar konferensi pers terjadi tragedi di Kanjuruhan. Sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal, dua di antaranya polisi.

Akibat kejadian itu PSSI mengancam Arema FC dengan hukuman dilarang menjadi tuan rumah hingga sisa kompetisi Liga 1 2022/2023. (*)

Baca Juga  Generasi Milenial dukung Zainal Abidin jadi Cawabup Polman
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print

Follow Kami

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

Berita Terbaru

Grand Final Duta Pariwisata Sulsel 2026 Digelar di Parepare, Tasming Hamid: Momentum Promosi Daerah
Parepare
10 Mei 2026
Bupati Barru Manfaatkan Car Free Day Bersepeda bersama warga dan Pantau Kondisi Jalan
Barru
10 Mei 2026
Andi Ina Lantik Pengurus IKA SPADEL Barru, Wadah Silaturahmi dan Kebersamaan 
Barru
10 Mei 2026
Andi Ina Resmikan Jalan Rabat Beton Senilai Rp2,1 Miliar, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat 
Barru
10 Mei 2026

Anda mungkin menyukai

BERITA UTAMAParepare

MTQ XXXIV Sulsel Resmi Dibuka, Tasming Hamid Pesan Kafilah Berpenampilan Terbaik, Jaga Quran dan Nama Baik Parepare 

13 April 2026
BERITA UTAMANASIONAL

Lebaran 2026 Resmi Sabtu 21 Maret, Ini Penjelasan Lengkap Kemenag

19 Maret 2026
BERITA UTAMA

Parepare Raih Opini Kualitas Tinggi dari Ombudsman RI atas Penilaian Pelayanan Publik 2025

12 Maret 2026
BERITA UTAMA

Pemkot Parepare Kunjungi RS Fatima Terkait Isu Larangan Pegawai Berhijab

9 Maret 2026
Follow US
@2020 Koridor.id All Right Reserved
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
Welcome Back!

Sign in to your account