JAKARTA — Persija Jakarta dipastikan tetap berkandang di ibu kota saat menghadapi PSM Makassar pada lanjutan Super League musim 2025/26. Pertandingan pekan ke-22 tersebut akan berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Jumat (20/2/2026), dengan kick off pukul 20.30 WIB.
Keputusan menggunakan JIS diambil setelah Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ditutup sementara untuk persiapan FIFA Series yang akan digelar pada akhir Maret 2026.
Persija sebelumnya mempertimbangkan Stadion Patriot Chandrabhaga di Kota Bekasi sebagai alternatif venue kandang. Namun, opsi tersebut akhirnya tidak dipilih agar tim tetap bermain di Jakarta.
Pengumuman resmi disampaikan melalui akun media sosial Persija.
“Persija vs PSM Makassar. Jumat, 20 Februari 2026. Kick Off 20.30 WIB. Jakarta International Stadium,” tulis Persija.
JIS Jadi Opsi Terbaik Selama SUGBK Ditutup
Penutupan SUGBK membuat Persija harus mencari stadion alternatif untuk menggelar laga kandang. Selain pertandingan melawan PSM Makassar, terdapat beberapa laga kandang lain yang juga berpotensi digelar di luar SUGBK.
Jakarta International Stadium menjadi pilihan paling realistis karena lokasinya masih berada di wilayah ibu kota dan memiliki fasilitas bertaraf internasional.
Meski sebelumnya terdapat kekhawatiran mengenai kondisi rumput pasca konser besar yang digelar tahun lalu, pihak klub akhirnya memastikan stadion tersebut siap digunakan.
Laga Penting dalam Persaingan Gelar Juara
Pertandingan melawan PSM Makassar menjadi salah satu laga krusial bagi Persija dalam upaya menjaga peluang meraih gelar juara musim ini.
Saat ini Persija masih berada di peringkat ketiga klasemen sementara Super League 2025/26, di bawah Persib Bandung dan Borneo FC.
Kemenangan atas PSM Makassar akan sangat penting untuk menjaga jarak dengan tim-tim di atasnya.
Tim asuhan Mauricio Souza juga menghadapi jadwal padat dalam beberapa pekan ke depan.
Jadwal Padat Jelang Ramadan
Selain menghadapi PSM Makassar, Persija juga akan menjalani laga tandang menghadapi Malut United pada 24 Februari 2026.
Rangkaian pertandingan tersebut menjadi penentu posisi Persija sebelum memasuki jeda kompetisi.
Tetap Bermain di Jakarta Jadi Keuntungan Persija
Bermain di Jakarta memberikan keuntungan tersendiri bagi Persija karena tetap mendapat dukungan langsung dari para suporter.
Atmosfer kandang diharapkan mampu memberikan motivasi tambahan bagi tim untuk meraih hasil maksimal.
Selain itu, penggunaan JIS juga menjadi solusi strategis selama SUGBK digunakan untuk agenda Timnas Indonesia.
Dengan kondisi tersebut, laga Persija vs PSM Makassar diprediksi berlangsung sengit dan menjadi salah satu pertandingan menarik pada pekan ke-22 Super League 2025/26.


