Koridor.idKoridor.idKoridor.id
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Cari
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Tag Berita
  • Berita Otomotif
  • Lainnya
Reading: Pluim Disanksi 5 Pertandingan, Pelatih PSM Makassar Percaya Diri Lalui Dengan Maksimal
Font ResizerAa
Koridor.idKoridor.id
Font ResizerAa
Cari
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
@2020 Koridor.id All Right Reserved

Pluim Disanksi 5 Pertandingan, Pelatih PSM Makassar Percaya Diri Lalui Dengan Maksimal

Diterbitkan 13 September 2022
Bagikan

MAKASSAR, koridor.id – PSM Makassar masih akan kehilangan, Wiljan Pluim sedikitnya hingga empat pertandingan ke depan. Jika mengacu pada sanksi yang diberikan.

Maka sanksi yang diperoleh Pluim tinggal empat pertandingan. Pasalnya, laga melawan Persebaya Surabaya sudah termasuk hitungan, dan tim julukan Ayam Jantan dari Timur ini mampu memenangkan laga dengan baik, skor 3 – 0 untuk PSM.

Selanjutnya, saat Pasukan Ramang bertandang ke Tengerang. Melawan Dewa United, Wiljan Pluim menjalani hukuman ke duanya.

Hukuman ketiga akan dijalani saat PSM Makassar menghadapi Persis Solo di Stadion Manahan. Duel tersebut akan tersaji pada Kamis (29/9) dan kick off pukul 17.00 Wita.

Kemudian pada laga kandang, melawan Persikabo di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat (7/10) pukul 19.15 Wita.

Pertandingan terakhir, Pluim masih akan dijalani hukuman ketika tim melawan Persita Tangerang, Kamis 13 Oktober 2022 pukul 17.00 Wita.

Kabar baiknya, pada pertandingan tunda melawan Barito Putera, Wiljan Pluim masih dapat dimainkan dengan alasan pertandingan tersebut merupakan laga tunda.

Pertandingan melawan Barito Putera sendiri akan dilangsungkan di Stadion Demang Lehman pada Senin 3 Oktober 2022 pukul 17.00 Wita.

Sebelumnya, keputusan diambil Komisi Displin PSSI terkait dengan sanksi 5 pertandingan terhadap Wiljan Pluim diduga bertentangan dengan aturan yang dikeluarkan Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) terkait Laws of The Game.

Pada Pasal 12 disebutkan, pelanggaran dan kesalahan menggunakan bahasa dan /atau menyinggung, menghina atau kasar dapat mengakibatkan kartu merah langsung.

Pemain yang mengeluarkan kata-kata tanpa penyerangan secara fisik ke kepada wasit diganjar kartu merah dan disanksi larangan bertanding sesuai dengan regulasi larangan pertandingan bagi pemain yang menerima kartu merah.

Pada pasal tersebut tak dijelaskan mengenai adanya hukuman tambahan. Sehingga pihak PSM Makassar akan melakukan banding dan menguji penerapan aturan pihak PSSI.

Terkait hukuman tambahan terdapat pada pasal lain di IFAB, yang berbunyi apabila pemain menyentuh wasit, seperti menghalangi mengeluarkan kartu dan kekerasan lain maka dapat hukuman tambahan larangan bermain.

Dalam kasus Pluim tak ada sama sekali sentuhan ke wasit. Pemain bernomor punggung 80 itu bahkan menjauh dari wasit.

CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin mengatakan, manajemen PSM Makassar menyadari adanya kemungkinan regulasi yang dilabrak PSSI dalam memutuskan sanksi bagi Pluim.

“Sudah jelas Pluim telah dikartu merah dengan alasan mengeluarkan kata tak pantas ke wasit. Tapi kita sesalkan kenapa ada hukuman tambahan 4 pertandingan. Padahal tak ada sentuhan, kata-kata itu keluar juga karena ada sebabnya,” imbuh Appi.

Sebelumnya, secara mengejutkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman tambahan berupa empat pertandingan kepada kapten tim PSM Makassar, Wiljan Pluim.

Sanksi itu diberikan buntut dari dua kartu kuning yang diberikan wasit dalam waktu hampir bersamaan ketika PSM Makassar menghadapi Persik Kediri.

Saat itu Wiljan Pluim terlibat perebutan bola hingga terjadi kontak dengan pemain lawan. Wasit Zetman Pangaribuan kemudian mengeluarkan kartu kuning untuk Pluim.

Pada momen diberi kartu, Pluim terlihat emosi dan melakukan umpatan sekali sambil berlalu. Kemudian dua pemain asing Persik Kediri langsung mengintimidasi wasit dan menyempaikan bahwa itu merupakan kata-kata kotor.

Alhasil, Zetman langsung menarik kartu kuning lagi dan melayangkan ke Pluim. Sang kapten pun harus mandi lebih awal lantaran mendapat kartu merah.

Berikut Fakta Sanksi Buat Pluim:
1. Provokasi Pemain Persik ke Wasit Disorot
Hukuman Wiljan Pluim tak lepas dari provokasi dua pemain Persik Kediri. Dua pemain yang terlihat tiba-tiba mendekati wasit sambil menyampaikan beberapa kata.

Wasit kemudian langsung mencabut kartu kuning lagi dan mengganjar Pluim yang berujung kartu merah.

Wasit, Zetman Pangaribuan sebelumnya sempat membiarkan Pluim menjauh sebelum ada tekanan dari para pemain Persik.

2. Kata yang diduga dilontarkan Pluim ke Wasit

CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin mengatakan, dalam penyampaian yang diterima. Komdis menyebut bahwa Wiljan Pluim mengeluarkan kata kotor atau tak pantas saat diganjar kartu kuning oleh wasit.

“Iya, Pluim dianggap mengeluarkan kata-kata kotor. Kemudian ada hukuman 1 akibat kartu dan ada tamabahan 4 pertandingan lainnya,” ungkap Appi.

3. Pengamat Sepakbola Sebut Ada Upaya Jegal PSM Makassar

Pengamat sepakbola yang juga merupakan komentator pertandingan Liga Indonesia, Ronny Pangemanan atau karib disapa Bung Ropan dalam tayangan youtubenya menyebut ada upaya pihak-pihak tertentu untuk menjegal laju PSM Makassar.

Ia menilai dibeberapa pertandingan, termasuk saat melawan Persik Kediri terlihat pengadil lapangan banyak membuat keputusan yang merugikan tim PSM Makassar.

4. PSM Makassar Pastikan Lakukan Banding

Manajemen PSM Makassar memastikan akan melakukan banding terkait sanski lima pertandingan yang dijatuhkan kepada Wiljan Pluim.

CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin mengatakan, hukuman yang diterima pemainnya dianggap berlebihan. Pasalnya apa yang dilakukan merupakan bentuk protes atas keputusan wasit.

Adapun dugaan kata-kata kotor, sudah diganjar kartu merah. ” Ini sudah keterlaluan. Masa ada tambahan sanksi empat pertandingan. Sementara sudah dihukum kartu merah. Kami pastikan akan melakukan banding,” tukasnya.
Appi juga menyebut, Komdis juga harus memperhatikan. Apa yang membuat pemainnya mengeluarkan kata-kata.

“Pasti ada sebabnya dan itu juga dari keputusan wasit sebelumnya,” tutup menantu, Aksa Mahmud itu.

5. Bernardo Tavares Geram Menerima Kabar Pluim Disanksi 5 Pertandingan

Dengan gaya khasnya, Bernardo Tavares kembali menggebrak meja pada sesi jumpa pers usai pertandingan PSM Makassar melawan Persebaya Surabaya.

Ia menyebut sanksi yang dijatuhkan PSSI sangat tidak adil bagi PSM Makassar. “Saya sudah melihat pertandingan secara keseluruhan.

Hukuman 5 pertandingan tidak sesuai dengan apa yang terjadi dipertandingan itu,” tukasnya.
Bernardo juga menyebut hukuman yang diberikan kepada Wiljan Pluim tidak masuk akal. Dan dirinya ingin diberi pemahaman terkait dasar keluarnya hukuman itu.

“Saya ingin diberi pemahaman terkait dengan aturan yang mereka jalankan. Hukuman ini sangat tidak masuk akal,” kunci dia.

Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print

Follow Kami

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

Berita Terbaru

Direktur RSUD Andi Makkasau Pimpin Apel Awal Tahun 2026, Tekankan Disiplin dan Profesionalisme
BERITA 6 Januari 2026
FPLB–KWLT Apresiasi Program PMT MDA, Angka Stunting di Latimojong Turun Signifikan
BERITA 5 Januari 2026
Wabup Abustan Hadiri Ulang Tahun Kapolres Barru: Sehat dan Sukses Menjalankan Tugas dan Tanggung Jawab
BERITA 5 Januari 2026
Pemkot Parepare Amankan Aset Eks Pasar Seni, Terbengkalai Puluhan Tahun Kini Dimanfaatkan Kembali untuk UMKM Masyarakat 
BERITA 2 Januari 2026

Anda mungkin menyukai

BERITA UTAMA

Pemkot Parepare Tegaskan THR dan Gaji ke-13 Guru Tetap Terbayarkan

31 Desember 2025
BERITA UTAMA

Kolaborasi Disdik dan Jurnalis Parepare Kumpulkan Bantuan Kemanusiaan untuk Aceh–Sumatera

12 Desember 2025
BERITA UTAMA

Tinjau Perbaikan Jalan, Tasming Hamid Ingatkan Bekerja Sesuai Standar

16 November 2025
BERITA UTAMA

Usai Rapat Tertutup, DPRD Hentikan Hak Interplasi, Wali Kota Parepare Apresiasi 

4 November 2025
Follow US
@2020 Koridor.id All Right Reserved
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
Welcome Back!

Sign in to your account