Koridor.id, PAREPARE – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Parepare menggelar Workshop Jurnalistik Kehumasan di Auditorium BJ Habibie, Senin (2/1/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Strategi Kehumasan Bagi Institusi Pemerintah dan BUMN/BUMD”.
Workshop tersebut diikuti oleh 70 peserta yang berasal dari unsur kehumasan instansi pemerintah, BUMN/BUMD, serta perwakilan lembaga terkait.
Dua pemateri dihadirkan dalam kegiatan ini, yakni Tenaga Ahli Bidang Hukum, Informasi dan Publikasi Publik Kementerian Pertanian, Suwardi Thahir, yang juga Asesor Uji Kompetensi Wartawan Lembaga Uji PWI–Dewan Pers. Pemateri kedua adalah Rudi Hartono, konten kreator yang dikenal luas dengan julukan Spiderman Parepare.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, dan turut dihadiri perwakilan Forkopimda serta sejumlah SKPD terkait.
Ketua PWI Kota Parepare, Fatahuddin, mengatakan workshop ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan pemahaman kehumasan, khususnya dalam mengelola informasi publik secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab di tengah pesatnya perkembangan media digital.
“Melalui workshop ini, kami ingin membangun pemahaman bersama bahwa kehumasan memiliki peran strategis dalam menjaga citra institusi serta menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan mudah dipahami masyarakat,” ujar Fatahuddin.
Ia menjelaskan, kedua pemateri yang dihadirkan merupakan figur yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya masing-masing, sehingga diharapkan mampu memberikan perspektif yang komprehensif, baik dari sisi regulasi jurnalistik, etika publikasi, hingga strategi kreatif dalam pengelolaan konten informasi.
Sementara itu, Sekda Parepare Amarun Agung Hamka menyampaikan apresiasi kepada PWI Kota Parepare atas inisiatif menyelenggarakan workshop tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama di era digital, di mana kemampuan menyampaikan informasi secara tepat dan akurat sangat penting untuk membangun kepercayaan publik.
“Pemerintah dan pers adalah mitra strategis yang sejalan dalam mendorong kemajuan daerah. Profesionalisme yang ditunjukkan PWI merupakan bagian dari upaya menghadirkan informasi publik yang berkualitas,” kata Amarun.
Ia berharap, dengan hadirnya narasumber yang berkompeten, para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis dalam mengelola komunikasi publik, sehingga ke depan sinergi antara pemerintah, BUMN/BUMD, dan insan pers semakin kuat. (*)

