Koridor.idKoridor.idKoridor.id
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Cari
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Tag Berita
  • Berita Otomotif
  • Lainnya
Reading: Wabup Enrekang Ajak Pejabat OPD Ikuti Bupati Jadi Bapak Asuh Anak Beresiko Stunting
Font ResizerAa
Koridor.idKoridor.id
Font ResizerAa
Cari
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
@2020 Koridor.id All Right Reserved

Wabup Enrekang Ajak Pejabat OPD Ikuti Bupati Jadi Bapak Asuh Anak Beresiko Stunting

Diterbitkan 27 September 2022
Bagikan

ENREKANG, koridor.id — Wakil Bupati Enrekang Asman hadiri acara Diseminasi Audit Kasus Stunting Dalam Perumusan Rencana Tindak Lanjut Pada Percepatan Penurunan Stunting.

Acara ini berlangsung di Pendopo Rujab Bupati Enrekang, Selasa 27 September 2022.

Hadir pada acara tersebut, Wakapolres Enrekang, Dandim, Sekda DR. H. Baba, SE.MM, perwakilan TP-PKK, sejumlah camat, lurah dan kades, Ketua IBI, Kepala PKM, dan ratusan peserta lainnya.

Koordinator Bidang Keluarga Berencana BKKBN Sulsel memaparkan angka stunting di Sulsel masih di sekitar 27 persen. Ia mengajak lintas OPD di Enrekang melakukan kerjasama dan gotong royong, agar angka ini turun ke 14 persen sesuai target nasional.

Wabup Asman yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) mengatakan Desimenasi ini adalah tindak lanjut kegiatan-kegiatan penangan dan pencegahan stunting sebelumnya. Baik yang difasilitasi BKKBN Sulsel, maupun Pemkab Enrekang sendiri.

“Kita akan berkolaborasi melaksanakan hasil desiminasi ini. Kita masing-masing sudah punya datanya, sekarang kita mau merumuskan tidak lanjut dan solusi bentuk intervensinya,” terang Wabup.

Wabup mengajak Sekda, Kepala OPD dan pejabat lainnya menjadi bapak asuh bagi anak beresiko stunting. Bupati Enrekang Muslimin Bando sudah sejak lama jadi bapak asuh bagi beberapa anak di Kecamatan Baraka.

“yang lain juga harus jadi bapak asuh. Minimal 2 anak atau lebih. Apakah dibantu susu, makanan tambahan, dan nutrisi lainnya. Kita juga akan ajak pengusaha jadi bapak asuh,” urai Asman.

Kadis Pengendalian Penduduk dan KB / Kepala BKKBN Enrekang Darmiati Siampa mengatakan kehadiran semua pihak di Desiminasi ini adalah bukti kesiapan kita menangani stunting secara konvergen.

“Kita ingin target RPJMD dan instruksi presiden turun ke angka 14 persen bisa dicapai,” bebernya.

Darmiati mengungkapkan dalam 3 tahun terakhir, penurunan stunting di Enrekang mengalami penurunan cukup tajam. Sehingga Enrekang optimis bisa turun 14 persen di tahun 2024. Ia pun memaparkan belasan langkah dan strategi Pemerintah dalam upaya tersebut. (*)

Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print

Follow Kami

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

Berita Terbaru

RSUD Andi Makkasau Tertibkan Layanan Rawat Jalan Urologi
KESEHATAN 31 Januari 2026
Tinjau Pembangunan Masjid Raya, Bupati Andi Ina Optimis Digunakan Ramadan 
BERITA 31 Januari 2026
Bhabinkamtibmas Desa Nepo Bersama Aparat Desa Gelar Kerja Bakti
BERITA 30 Januari 2026
Personel Polsek Urban Wonomulyo Dampingi Petani Jagung Jual Hasil Panen ke BULOG
BERITA 30 Januari 2026

Anda mungkin menyukai

KESEHATAN

Kota Sehat 2025: Parepare Diakui Pemprov Sulsel Berkat Inovasi dan Partisipasi Masyarakat

20 November 2025
KESEHATAN

Wakil Bupati Barru Abustan Launching GRI GASPOL, Komitmen Percepatan Penurunan Stunting 

17 November 2025
KESEHATAN

 Forum Konsultasi Publik RSUD Andi Makkasau, Dewas Minta Perkuat Pelayanan dan Efisiensi 

21 Oktober 2025
KESEHATAN

Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas, Pemkot Parepare Galakkan Gerakan Gemar Makan Telur

14 Oktober 2025
Follow US
@2020 Koridor.id All Right Reserved
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
Welcome Back!

Sign in to your account