Koridor.id Koridor.id Koridor.id
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Cari
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Tag Berita
  • Berita Otomotif
  • Lainnya
Reading: Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Umrah dan Perjalanan ke Timur Tengah Akibat Konflik Iran-AS
Font ResizerAa
Koridor.id Koridor.id
Font ResizerAa
Cari
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
@2020 Koridor.id All Right Reserved

Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Umrah dan Perjalanan ke Timur Tengah Akibat Konflik Iran-AS

Diterbitkan 2 Maret 2026
Bagikan

JAKARTA — Pemerintah Republik Indonesia mengimbau jemaah untuk menunda keberangkatan umrah serta meminta warga negara Indonesia (WNI) menangguhkan perjalanan ke kawasan Timur Tengah menyusul meningkatnya eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan WNI di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu di kawasan tersebut.

Berita Terkait
Pemerintah Pastikan Jemaah Tetap AmanWNI Diminta Tunda Perjalanan ke Kawasan Timur TengahPersiapan Haji 2026 Tetap Berjalan NormalPemerintah Minta Masyarakat Ikuti Informasi Resmi

Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan penundaan keberangkatan umrah dilakukan demi memastikan keamanan seluruh jemaah.

“Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami mengimbau jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya,” ujar Dahnil dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

Menurutnya, keselamatan jemaah menjadi prioritas utama pemerintah dalam menghadapi situasi global yang berkembang cepat.


Pemerintah Pastikan Jemaah Tetap Aman

Selain imbauan penundaan keberangkatan, pemerintah juga meminta seluruh jemaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi agar tetap tenang dan tidak panik.

Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah bersama Kementerian Luar Negeri terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk otoritas Arab Saudi, maskapai penerbangan, dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan jemaah yang mengalami penundaan kepulangan tetap mendapatkan fasilitas yang layak dan aman.

“Kami terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi, maskapai, serta PPIU agar jemaah yang tertunda kepulangannya dapat ditampung di hotel atau tempat lain yang aman,” jelas Dahnil.


WNI Diminta Tunda Perjalanan ke Kawasan Timur Tengah

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia juga mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh WNI agar menunda perjalanan ke kawasan Timur Tengah hingga situasi kembali kondusif.

Baca Juga  DPD RI Apresiasi Respons Cepat Mentan Amran Selesaikan Konflik Petani Singkong di Provinsi Lampung

Masyarakat Indonesia yang memiliki rencana perjalanan, termasuk transit di wilayah Timur Tengah, diminta mempertimbangkan kembali jadwal perjalanan mereka.

Pemerintah juga meminta WNI yang saat ini berada di kawasan Timur Tengah untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan mengikuti arahan otoritas setempat.

WNI juga diminta menjaga komunikasi dengan Perwakilan Republik Indonesia terdekat guna memudahkan koordinasi dalam situasi darurat.

Dalam kondisi darurat, pemerintah menyediakan hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri di nomor 0812-9007-0027.


Persiapan Haji 2026 Tetap Berjalan Normal

Di tengah situasi konflik yang berkembang, pemerintah memastikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi tetap berjalan sesuai rencana.

Seluruh tahapan persiapan dan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi masih berlangsung normal tanpa gangguan signifikan.

Pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi guna memastikan seluruh tahapan ibadah haji dapat berlangsung dengan aman dan lancar.


Pemerintah Minta Masyarakat Ikuti Informasi Resmi

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.

Masyarakat diminta merujuk pada informasi resmi dari pemerintah, khususnya Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Agama, guna menghindari kesalahpahaman.

Langkah ini penting untuk menjaga ketenangan masyarakat serta memastikan penyebaran informasi yang akurat dan terpercaya.

TAGGED:arab saudiberita nasional indonesiaibadah umrahkeamanan wnikementerian luar negeriperjalanan umrahtunda umrahumrah indonesiawni timur tengah
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print

Follow Kami

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

Berita Terbaru

Mentan Amran dorong hilirisasi kelapa Indonesia
Amran Tantang Pengusaha Muda Garap Hilirisasi Kelapa, Peluang Industri Bernilai Tinggi
Ekonomi & Bisnis NASIONAL
3 Mei 2026
Grafik pergerakan harga pangan nasional berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia 3 Mei 2026
Daftar Lengkap Harga Pangan Nasional Hari Ini, Cabai dan Beras Kompak Turun
Ekonomi & Bisnis NASIONAL
3 Mei 2026
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
Parepare
2 Mei 2026
HIPMI Properti Sulsel Siap Dilantik, Bidik Penguatan Sektor Properti
BERITA
2 Mei 2026

Anda mungkin menyukai

Hermanto P mengikuti forum ASWAKADA 2026 di Jakarta
NASIONALParepare

Dari Jakarta ke Parepare, Ini Misi Hermanto Usai Bimtek ASWAKADA 2026

28 April 2026
Stok beras Bulog capai 5 juta ton tanda swasembada pangan
EKONOMINASIONAL

Menteri Pertanian Sebut Indonesia Sudah Swasembada Pangan, Ini Datanya

26 April 2026
barcode MyPertamina hilang cara daftar ulang BBM subsidi
EKONOMINASIONAL

Barcode Pertalite Hilang, Ini Solusi dan Cara Daftar Ulang MyPertamina

24 April 2026
polemik kuota internet hangus dan akses digital Indonesia
EKONOMINASIONALPENDIDIKAN

BPKN Ingatkan Kuota Hangus Bukan Sekadar Kerugian Individu

24 April 2026
Follow US
@2020 Koridor.id All Right Reserved
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
Welcome Back!

Sign in to your account