Koridor.id Koridor.id Koridor.id
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Cari
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Tag Berita
  • Berita Otomotif
  • Lainnya
Reading: Hilal Rendah, MUI Ingatkan Penentuan Idulfitri 2026 Menunggu Sidang Isbat
Font ResizerAa
Koridor.id Koridor.id
Font ResizerAa
Cari
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
@2020 Koridor.id All Right Reserved

Hilal Rendah, MUI Ingatkan Penentuan Idulfitri 2026 Menunggu Sidang Isbat

Diterbitkan 16 Maret 2026
Bagikan

JAKARTA – Menjelang akhir Ramadan 1447 Hijriah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau umat Islam di Indonesia untuk menunggu keputusan resmi pemerintah terkait penetapan Hari Raya Idulfitri 2026.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya potensi perbedaan dalam penentuan awal Syawal antara pemerintah dan sebagian organisasi keagamaan.

Berita Terkait
Hilal Diperkirakan Masih Sangat RendahMengacu Standar Imkanur Rukyat MABIMSUmat Islam Diminta Menunggu Keputusan Pemerintah

Wakil Ketua Umum MUI, Cholil Nafis, menegaskan bahwa penentuan 1 Syawal tetap harus menunggu hasil rukyatul hilal di berbagai daerah serta keputusan resmi dalam Sidang Isbat pemerintah.

“Penentuan awal Syawal tetap menunggu hasil rukyat di lapangan dan keputusan Sidang Isbat pemerintah,” ujar Cholil Nafis di Jakarta, Senin.

Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia dijadwalkan menggelar Sidang Isbat pada Kamis, 19 Maret 2026.

Sidang tersebut akan berlangsung di Kantor Kementerian Agama yang berada di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, dan akan menjadi penentu resmi kapan umat Islam di Indonesia merayakan Idulfitri 1447 Hijriah.


Hilal Diperkirakan Masih Sangat Rendah

Menurut Cholil Nafis, berdasarkan perhitungan ilmu falak, pada Kamis 19 Maret 2026 atau bertepatan dengan 29 Ramadan akan terjadi ijtimak atau konjungsi antara matahari dan bulan pada pukul 08.25 WIB.

Namun, kondisi hilal pada saat matahari terbenam diperkirakan masih sangat rendah sehingga kemungkinan terlihatnya cukup kecil.

Ia menjelaskan bahwa setelah matahari terbenam pada hari tersebut, posisi hilal sebenarnya sudah berada di atas ufuk. Akan tetapi ketinggiannya masih sangat rendah sehingga sulit terlihat secara kasat mata.

Di sebagian besar wilayah Indonesia, tinggi hilal diperkirakan hanya berkisar antara 1 hingga 2 derajat dan hanya bertahan sekitar 10 menit setelah matahari terbenam.

Baca Juga  Zainal Abidin dikenal akrab dengan semua kalangan termasuk pedagang pasar

Cholil menyebutkan bahwa wilayah dengan posisi hilal terbaik diperkirakan berada di Aceh.

“Kondisi paling tinggi berada di Aceh karena wilayah yang posisi hilalnya paling baik di Indonesia adalah Aceh, dengan tinggi hilal sekitar 2°51′ dan elongasi sekitar 6°09′,” jelasnya.


Mengacu Standar Imkanur Rukyat MABIMS

Cholil Nafis menjelaskan bahwa Indonesia saat ini menggunakan standar imkanur rukyat MABIMS, yakni kesepakatan antara Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura dalam menentukan awal bulan Hijriah.

Dalam kriteria tersebut, hilal dinilai memungkinkan terlihat apabila memiliki ketinggian minimal 3 derajat dengan elongasi minimal 6,4 derajat.

Sementara hasil perhitungan astronomi menunjukkan bahwa posisi hilal di Aceh diperkirakan berada pada ketinggian sekitar 2,51 derajat dengan elongasi 6,09 derajat.

Angka tersebut masih sedikit di bawah standar imkanur rukyat yang disepakati negara-negara MABIMS.

“Karena selisihnya sangat kecil, para perukyat tetap akan melakukan pengamatan, tetapi kemungkinan terlihatnya masih sangat tipis,” ujarnya.


Umat Islam Diminta Menunggu Keputusan Pemerintah

Dengan kondisi hilal yang diperkirakan masih rendah di hampir seluruh wilayah Indonesia, potensi perbedaan dalam penetapan awal Syawal masih terbuka.

Oleh karena itu, MUI mengajak umat Islam untuk menunggu keputusan resmi pemerintah yang akan diumumkan setelah Sidang Isbat digelar pada 19 Maret 2026.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjaga sikap saling menghormati apabila terjadi perbedaan dalam penentuan Hari Raya Idulfitri.

Penetapan resmi 1 Syawal 1447 Hijriah akan diumumkan pemerintah setelah Sidang Isbat yang digelar oleh Kementerian Agama.

TAGGED:awal syawal 1447 hidulfitri 2026mui indonesia
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print

Follow Kami

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

Berita Terbaru

Mentan Amran dorong hilirisasi kelapa Indonesia
Amran Tantang Pengusaha Muda Garap Hilirisasi Kelapa, Peluang Industri Bernilai Tinggi
Ekonomi & Bisnis NASIONAL
3 Mei 2026
Grafik pergerakan harga pangan nasional berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia 3 Mei 2026
Daftar Lengkap Harga Pangan Nasional Hari Ini, Cabai dan Beras Kompak Turun
Ekonomi & Bisnis NASIONAL
3 Mei 2026
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
Parepare
2 Mei 2026
HIPMI Properti Sulsel Siap Dilantik, Bidik Penguatan Sektor Properti
BERITA
2 Mei 2026

Anda mungkin menyukai

Hermanto P mengikuti forum ASWAKADA 2026 di Jakarta
NASIONALParepare

Dari Jakarta ke Parepare, Ini Misi Hermanto Usai Bimtek ASWAKADA 2026

28 April 2026
Stok beras Bulog capai 5 juta ton tanda swasembada pangan
EKONOMINASIONAL

Menteri Pertanian Sebut Indonesia Sudah Swasembada Pangan, Ini Datanya

26 April 2026
barcode MyPertamina hilang cara daftar ulang BBM subsidi
EKONOMINASIONAL

Barcode Pertalite Hilang, Ini Solusi dan Cara Daftar Ulang MyPertamina

24 April 2026
polemik kuota internet hangus dan akses digital Indonesia
EKONOMINASIONALPENDIDIKAN

BPKN Ingatkan Kuota Hangus Bukan Sekadar Kerugian Individu

24 April 2026
Follow US
@2020 Koridor.id All Right Reserved
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
Welcome Back!

Sign in to your account