BARRU – Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan dan pengabdian masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Makassar.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan supervisi yang berlangsung di Baruga Singkerru Ada’e, Rumah Jabatan Bupati Barru, Jumat (17/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Plt Rektor Universitas Negeri Makassar, Farida Patittingi, bersama jajaran pimpinan universitas.
Sinergi Pendidikan dan Pemerintah Daerah
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UNM menjadikan Barru sebagai lokasi pelaksanaan KKN.
Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
“KKN menjadi ruang integrasi antara pembelajaran akademik dan pengalaman praktis mahasiswa,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab memastikan akses pendidikan berkualitas, termasuk melalui kolaborasi program seperti KKN.
Mahasiswa Didorong Berkontribusi Nyata
Lebih lanjut, Bupati Barru mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan KKN sebagai ruang pembelajaran langsung di tengah masyarakat.
Menurutnya, pengalaman lapangan mampu membentuk karakter, kepemimpinan, serta kepekaan sosial mahasiswa.
Selain itu, program KKN juga diyakini dapat mempercepat pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.
UNM Apresiasi Dukungan Pemkab Barru
Sementara itu, Plt Rektor UNM, Farida Patittingi, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barru atas dukungan yang diberikan.
“Terima kasih kepada Pemkab Barru yang telah menerima dan memfasilitasi mahasiswa kami dengan sangat baik,” ungkapnya.
Ia menilai dukungan tersebut menjadi energi bagi UNM untuk terus menghadirkan program pengabdian yang berdampak luas.
Kinerja Mahasiswa KKN Dinilai Positif
Farida juga mengapresiasi kinerja mahasiswa KKN UNM di Barru yang dinilai mampu menyusun program kerja secara detail hingga tingkat desa.
Menurutnya, hal tersebut mencerminkan kesiapan mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu di lapangan.
“Mahasiswa di Barru mampu memaparkan program kerja secara rinci di setiap desa,” tambahnya.
Bangun Kedekatan Emosional dengan Masyarakat
Lebih jauh, Farida menilai KKN tidak hanya menghasilkan program kerja, tetapi juga membangun hubungan emosional antara mahasiswa dan masyarakat.
Ia menyebut, interaksi selama KKN menjadi pengalaman berharga yang sulit dilupakan.
“Saat datang terasa asing, tetapi saat pulang terasa berat berpisah,” tuturnya.
Penegasan Kolaborasi Berkelanjutan
Kegiatan ini menegaskan kuatnya sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah.
Kolaborasi tersebut diharapkan terus berlanjut untuk mendorong pembangunan berbasis pengetahuan dan pengabdian.
Dengan demikian, kehadiran mahasiswa KKN di Barru diharapkan mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.


