PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, memimpin langsung rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) kegiatan pembangunan Triwulan I Tahun Anggaran 2026.
Rapat berlangsung di Auditorium BJ Habibie, Rabu (15/4/2026), dan dihadiri jajaran lengkap pemerintah kota.
Dalam forum tersebut, pemerintah memaparkan capaian pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif dibanding tahun sebelumnya.
Capaian Fisik dan Anggaran Meningkat
Realisasi kinerja fisik pembangunan Parepare pada triwulan I 2026 mencapai 26,06 persen. Angka ini lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun 2025 sebesar 24,69 persen.
Sementara itu, realisasi serapan anggaran atau belanja daerah mencapai Rp180 miliar lebih atau setara 20,28 persen dari total anggaran.
Total APBD Parepare 2026 sendiri membiayai:
- 143 program
- 347 kegiatan
- 899 sub kegiatan
- tersebar di 34 OPD
Capaian ini juga melampaui realisasi tahun 2025 yang hanya berada di angka 15,54 persen.
Tasming Tegur OPD Berkinerja Rendah
Dalam arahannya, Tasming menegaskan bahwa capaian tersebut belum sepenuhnya memenuhi harapan.
“Semua sudah paham tugasnya, tinggal bergerak. Mau dikerjakan atau tidak, itu pilihan,” tegas Tasming.
Ia menyoroti masih adanya OPD dengan kinerja rendah, baik dari sisi fisik maupun serapan anggaran.
Tasming juga menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan kinerja.
“Pemerintahan tidak boleh mundur. Harus lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.
Tinggalkan Pola Lama, Fokus Kinerja
Tasming meminta seluruh OPD meninggalkan pola kerja lama yang dinilai tidak adaptif.
Ia juga mengingatkan agar tidak bekerja sekadar formalitas.
“Jangan hanya main aman dan normatif. Saya yakin semua punya potensi besar,” katanya.
Lebih jauh, Tasming menegaskan bahwa kinerja akan menjadi penentu posisi jabatan.
“Kalau tidak bisa kerja sama, lebih baik mundur. Kinerja menentukan posisi,” tegasnya.
Soroti Pembayaran Hak Pegawai
Selain kinerja program, Tasming juga memberi perhatian serius pada hak pegawai.
Ia meminta:
- gaji
- honor
- insentif
- jasa pelayanan kesehatan
dibayarkan tepat waktu setiap tanggal 1.
Untuk klaim BPJS, ia meminta percepatan proses pembayaran agar tidak menghambat layanan.
Dorong Percepatan Program Strategis
Tasming juga mengevaluasi sejumlah sektor penting, seperti:
- pengelolaan parkir oleh pihak ketiga
- percepatan program nasional
Beberapa lokasi yang menjadi fokus antara lain:
- RSUD Andi Makkasau
- RS dr Hasri Ainun Habibie
- Pasar Lakessi
- jalan umum
Program prioritas nasional seperti penanganan stunting dan Sekolah Rakyat juga diminta dipercepat.
Laporan Bappeda: Pendapatan dan Belanja Daerah
Kepala Bappeda Parepare, Zulkarnaen Nasrun, memaparkan perkembangan keuangan daerah.
Dari target pendapatan Rp865 miliar, realisasi mencapai Rp182 miliar lebih (21,11 persen).
Sedangkan belanja daerah dari target Rp888 miliar lebih, terealisasi Rp142 miliar lebih (16,02 persen).
OPD dengan Kinerja Tertinggi dan Terendah
Kinerja Fisik Tertinggi:
- BPBD (37,88%)
- Inspektorat (34,58%)
- Dinas Perhubungan (34,38%)
Kinerja Fisik Terendah:
- Dinas PUPR (8,12%)
- Perkimtan (17,73%)
- Disdikbud (18,28%)
Serapan Anggaran Tertinggi:
- Disdikbud (27,36%)
- BKPSDM (24,61%)
- RSUD Andi Makkasau (23,65%)
Serapan Terendah:
- Dinas PUPR (4,72%)
- Setda (8,08%)
- Dinas Sosial (11,80%)
Bappeda Minta OPD Percepat Program
Zulkarnaen mengingatkan seluruh OPD untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan sesuai dokumen perencanaan.
“Kami minta OPD aktif melakukan pemantauan dan pengendalian kegiatan,” ujarnya.
Rapat Monev ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Parepare untuk meningkatkan kinerja pembangunan.
Dengan capaian yang mulai meningkat, Pemkot tetap menekankan pentingnya kolaborasi, disiplin, dan percepatan program agar target pembangunan 2026 tercapai optimal.


