Koridor.id Koridor.id Koridor.id
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Cari
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Tag Berita
  • Berita Otomotif
  • Lainnya
Reading: Daftar Lengkap Harga Pangan Nasional Hari Ini, Cabai dan Beras Kompak Turun
Font ResizerAa
Koridor.id Koridor.id
Font ResizerAa
Cari
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
@2020 Koridor.id All Right Reserved

Daftar Lengkap Harga Pangan Nasional Hari Ini, Cabai dan Beras Kompak Turun

Diterbitkan 3 Mei 2026
Grafik pergerakan harga pangan nasional berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia 3 Mei 2026
Data harga pangan nasional menunjukkan mayoritas komoditas mengalami penurunan pada Minggu, 3 Mei 2026.
Bagikan

JAKARTA – Pergerakan harga pangan nasional pada akhir pekan, Minggu (3/5/2026), menunjukkan dinamika yang cukup menarik. Sejumlah komoditas strategis terpantau mengalami penurunan harga, terutama kelompok beras dan bawang. Namun di sisi lain, beberapa kebutuhan pokok seperti minyak goreng dan daging ayam justru masih bergerak naik.

Berita Terkait
Harga Beras Nasional Mengalami KoreksiBawang Merah dan Putih Kompak TurunHarga Cabai Masih Bergerak FluktuatifDaging Ayam dan Minyak Goreng Masih MenanjakDaging Sapi, Gula, dan Telur Mengalami PenurunanAnalisis: Stabilitas Harga Masih Perlu Dijaga
Baca Juga  YouTube Resmi Batasi Pengguna di Bawah 16 Tahun, Ini Respons Komdigi

Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia mencatat bahwa fluktuasi ini menjadi sinyal penting bagi stabilitas pasokan sekaligus indikator daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi domestik.

Perubahan harga tersebut memperlihatkan bahwa pasar pangan nasional masih berada dalam fase penyesuaian pasca-distribusi awal bulan.

Baca Juga  PBB-Gelora Sepakat Bangun Koalisi Di Pilkada Polman 2024

Harga Beras Nasional Mengalami Koreksi

Penurunan harga paling mencolok terjadi pada komoditas beras.

Beras kualitas bawah I tercatat turun 3,08 persen menjadi Rp14.150 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas medium II juga turun cukup signifikan sebesar 3,13 persen menjadi Rp15.450 per kilogram.

Tidak hanya itu, beras premium pun ikut melemah.

Rinciannya:

  • Beras kualitas medium I turun menjadi Rp15.800/kg
  • Beras super I turun menjadi Rp16.850/kg
  • Beras super II turun menjadi Rp16.400/kg

Meski begitu, ada pengecualian pada beras kualitas bawah II yang justru naik tipis 0,69 persen ke level Rp14.650 per kilogram.

Baca Juga  Wali Kota Tasming Hamid Ajak Anak Muda Parepare Berani Berwirausaha dan Manfaatkan Dukungan Pemerintah

Penurunan harga beras ini menjadi sinyal positif bagi konsumen, terutama menjelang peningkatan kebutuhan rumah tangga pada awal bulan.

Bawang Merah dan Putih Kompak Turun

Selain beras, harga komoditas hortikultura juga mengalami pelemahan.

Harga bawang merah turun 2,39 persen menjadi Rp45.000 per kilogram.

Sedangkan bawang putih turun lebih dalam, yakni 3,02 persen ke level Rp38.500 per kilogram.

Penurunan ini mengindikasikan distribusi pasokan yang relatif lancar di sejumlah sentra produksi.

“Pergerakan harga bawang yang menurun biasanya mencerminkan membaiknya pasokan dari daerah produsen utama,” ujar pengamat pangan dalam analisis pasar mingguan.

Harga Cabai Masih Bergerak Fluktuatif

Kelompok cabai masih menunjukkan volatilitas tinggi.

Baca Juga  Kapolri Perkuat Desk Ketenagakerjaan Polri hingga Daerah untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Harga cabai merah besar justru naik 1,54 persen menjadi Rp49.500 per kilogram.

Sebaliknya, beberapa jenis cabai lainnya mengalami penurunan cukup tajam:

  • Cabai merah keriting turun 6,1 persen menjadi Rp43.900/kg
  • Cabai rawit hijau turun 12,14 persen menjadi Rp43.050/kg
  • Cabai rawit merah turun 6,32 persen menjadi Rp60.000/kg

Fluktuasi harga cabai umumnya dipengaruhi faktor distribusi, cuaca, dan pola panen di sentra produksi.

Kondisi ini menunjukkan bahwa stabilitas harga cabai masih menjadi tantangan utama pengendalian inflasi pangan nasional.

Daging Ayam dan Minyak Goreng Masih Menanjak

Di tengah tren penurunan mayoritas komoditas, harga protein hewani dan minyak goreng justru menunjukkan tekanan naik.

Baca Juga  Amran Sulaiman Ungkap Potensi Hilirisasi Pertanian Setara Tujuh Tahun APBN

Harga daging ayam ras segar naik 2,68 persen menjadi Rp40.250 per kilogram.

Sementara itu, kenaikan juga terjadi pada:

  • Minyak goreng curah naik menjadi Rp20.550/liter
  • Minyak goreng kemasan bermerek I naik menjadi Rp24.050/liter
  • Minyak goreng kemasan bermerek II naik menjadi Rp22.800/liter

Kondisi ini menjadi perhatian karena minyak goreng merupakan komoditas dengan dampak langsung terhadap pengeluaran rumah tangga.

Baca Juga  Hadapi El Nino, Stok Beras Indonesia Dipastikan Cukup hingga 2027

Daging Sapi, Gula, dan Telur Mengalami Penurunan

Di sisi lain, sejumlah komoditas protein dan pemanis mengalami koreksi harga.

Daging sapi kualitas I turun 3,54 persen menjadi Rp142.900 per kilogram.

Sedangkan daging sapi kualitas II turun menjadi Rp136.250 per kilogram.

Komoditas lain yang ikut turun:

  • Gula pasir premium: Rp20.100/kg
  • Gula pasir lokal: Rp19.050/kg
  • Telur ayam ras segar: Rp31.000/kg

Penurunan ini dinilai mampu menjaga keseimbangan konsumsi masyarakat.

Baca Juga  Menteri Pertanian Sebut Indonesia Sudah Swasembada Pangan, Ini Datanya

Analisis: Stabilitas Harga Masih Perlu Dijaga

Fluktuasi harga pangan nasional 3 Mei 2026 memperlihatkan adanya keseimbangan yang belum sepenuhnya stabil.

Penurunan harga beras dan bawang memang memberikan ruang bagi penguatan daya beli masyarakat. Namun kenaikan minyak goreng dan ayam tetap menjadi catatan serius.

Pemerintah bersama otoritas pangan perlu memastikan distribusi tetap lancar agar tekanan harga tidak kembali melonjak.

Data ini juga menjadi indikator penting menjelang evaluasi inflasi pangan bulanan.

Klarifikasi RS di Cafe Alya Parepare: Bukan Percobaan Gantung Diri, Ini Fakta Sebenarnya

Klarifikasi RS di Cafe Alya Parepare: Bukan Percobaan Gantung Diri, Ini Fakta Sebenarnya

dari interaksinews.id
Baca Selengkapnya →
Aklamasi Amran Sulaiman Pimpin IKA Unhas 2026–2030: Konsensus Kuat dan Arah Strategis Baru

Aklamasi Amran Sulaiman Pimpin IKA Unhas 2026–2030: Konsensus Kuat dan Arah Strategis Baru

dari interaksinews.id
Baca Selengkapnya →
TAGGED:bahan pokokekonomi Indonesiaharga ayamharga berasharga cabaiharga minyak gorengharga pangan nasionalharga sembakoinflasi panganPIHPS Bank Indonesia
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print

Follow Kami

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

Berita Terbaru

Mentan Amran dorong hilirisasi kelapa Indonesia
Amran Tantang Pengusaha Muda Garap Hilirisasi Kelapa, Peluang Industri Bernilai Tinggi
Ekonomi & Bisnis NASIONAL
3 Mei 2026
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
Parepare
2 Mei 2026
HIPMI Properti Sulsel Siap Dilantik, Bidik Penguatan Sektor Properti
BERITA
2 Mei 2026
Plh Sekda Barru Syarifuddin Hadiri Musrenbang RKPD Sulsel 2026
Barru
2 Mei 2026

Anda mungkin menyukai

sapi kurban parepare 2026
DaerahEKONOMIEkonomi & Bisnis

Penurunan Sapi Kurban di Parepare 2026: Dampak Harga Naik dan Strategi Pemerintah

29 April 2026
Hermanto P mengikuti forum ASWAKADA 2026 di Jakarta
NASIONALParepare

Dari Jakarta ke Parepare, Ini Misi Hermanto Usai Bimtek ASWAKADA 2026

28 April 2026
Stok beras Bulog capai 5 juta ton tanda swasembada pangan
EKONOMINASIONAL

Menteri Pertanian Sebut Indonesia Sudah Swasembada Pangan, Ini Datanya

26 April 2026
barcode MyPertamina hilang cara daftar ulang BBM subsidi
EKONOMINASIONAL

Barcode Pertalite Hilang, Ini Solusi dan Cara Daftar Ulang MyPertamina

24 April 2026
Follow US
@2020 Koridor.id All Right Reserved
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
Welcome Back!

Sign in to your account