Koridor.id Koridor.id Koridor.id
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Cari
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Tag Berita
  • Berita Otomotif
  • Lainnya
Reading: Efisiensi Anggaran Nasional, Pemkot Parepare Mulai Restrukturisasi OPD dan Perkuat PAD
Font ResizerAa
Koridor.id Koridor.id
Font ResizerAa
Cari
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
@2020 Koridor.id All Right Reserved

Efisiensi Anggaran Nasional, Pemkot Parepare Mulai Restrukturisasi OPD dan Perkuat PAD

Diterbitkan 9 Mei 2026
Wali Kota Parepare Tasming Hamid saat konsultasi dengan Wakil Menteri Dalam Negeri di Jakarta
Wali Kota Parepare Tasming Hamid bersama jajaran Pemkot Parepare melakukan konsultasi strategis dengan Kemendagri terkait efisiensi anggaran dan peningkatan PAD.
Bagikan
Wali Kota Parepare Konsultasi ke Kemendagri, Bahas Efisiensi Anggaran dan PAD

Wali Kota Parepare Konsultasi ke Kemendagri, Bahas Efisiensi Anggaran dan PAD

dari interaksinews.id
Baca Selengkapnya →

KORIDOR.ID, JAKARTA — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, bergerak cepat merespons perubahan arah kebijakan fiskal nasional. Di tengah tekanan efisiensi anggaran dan potensi pengurangan dana transfer daerah, Pemerintah Kota Parepare memilih memperkuat koordinasi langsung dengan pemerintah pusat.

Berita Terkait
Efisiensi Anggaran Jadi Tantangan Baru Pemerintah DaerahParepare Antisipasi Pengurangan Transfer DaerahKemendagri Dorong Parepare Lebih Inovatif Tingkatkan PADRestrukturisasi OPD Dinilai Sudah TepatParepare Didorong Perkuat Kemandirian Fiskal
Baca Juga  Resmikan Posko Induk, HSL Spesial Force's Siap Bekerja Menangkan TSM

Langkah itu terlihat saat Tasming Hamid melakukan kunjungan koordinasi dan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia di Jakarta, Sabtu (9/5/2026).

Dalam agenda tersebut, Tasming didampingi Sekretaris Daerah Parepare Amarun Agung Hamka serta Wakil Ketua DPRD Parepare Suyuti. Rombongan diterima langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Akhmad Wiyagus.

Pertemuan itu bukan sekadar agenda seremonial birokrasi. Di balik audiensi tersebut, terdapat upaya serius Pemerintah Kota Parepare menjaga stabilitas fiskal daerah di tengah kebijakan efisiensi nasional yang mulai berdampak pada struktur keuangan pemerintah daerah.

Baca Juga  Pelantikan Golkar Bone, Fahsar Suarakan Airlangga Presiden dan Taufan Gubernur

Efisiensi Anggaran Jadi Tantangan Baru Pemerintah Daerah

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis menjadi pembahasan utama. Mulai dari pembatasan belanja pegawai, pengurangan dana transfer pusat, hingga restrukturisasi organisasi perangkat daerah (OPD).

Tasming Hamid menilai sinkronisasi kebijakan daerah dengan pemerintah pusat menjadi langkah penting agar proses penyesuaian fiskal berjalan terarah.

“Banyak hal yang kami koordinasikan dan konsultasikan. Alhamdulillah, Pak Wamendagri memberikan arahan serta langkah-langkah strategis yang harus kami kerjakan ke depan,” ujar Tasming Hamid.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi pemerintah daerah saat ini tidak lagi sebatas bagaimana membelanjakan anggaran, tetapi juga bagaimana menjaga keseimbangan birokrasi tanpa mengorbankan pelayanan publik.

Kondisi tersebut membuat daerah dituntut lebih adaptif dalam menentukan prioritas pembangunan. Program yang sebelumnya dianggap penting kini harus diukur kembali berdasarkan dampaknya terhadap masyarakat.

Situasi itu juga memperlihatkan bahwa era ketergantungan penuh terhadap dana transfer pusat perlahan mulai berubah.

Baca Juga  Tasming Hamid Terima Kunjungan DPR RI, Bahas Sinergi Pusat dan Daerah di Parepare

Parepare Antisipasi Pengurangan Transfer Daerah

Salah satu poin yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Parepare ialah potensi pengurangan dana transfer daerah dari pemerintah pusat.

Tasming Hamid menegaskan bahwa daerah perlu memperoleh gambaran jelas mengenai arah kebijakan fiskal nasional agar langkah antisipasi dapat disiapkan sejak dini.

“Pemerintah Kota Parepare tentu perlu menyiapkan langkah sejak awal. Karena itu, kami memohon arahan agar kebijakan fiskal daerah tetap sehat, terukur, dan tetap berpihak pada pelayanan masyarakat,” katanya.

Pernyataan tersebut mencerminkan kekhawatiran banyak pemerintah daerah saat ini. Ketika ruang fiskal semakin terbatas, daerah dipaksa mencari formula baru agar pembangunan tetap berjalan stabil.

Di sisi lain, masyarakat tetap menuntut pelayanan publik yang optimal. Karena itu, pemerintah daerah harus mampu menjaga keseimbangan antara efisiensi anggaran dan kualitas layanan.

Baca Juga  Parepare Tuan Rumah Forum Diskusi Aktual Bahas Pilkada Serentak

Kemendagri Dorong Parepare Lebih Inovatif Tingkatkan PAD

Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Akhmad Wiyagus, dalam pertemuan itu menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu memperkuat kemandirian fiskal melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, daerah tidak bisa terus bergantung pada dana transfer pemerintah pusat.

“Daerah harus mampu membaca peluang. Inovasi peningkatan PAD harus terus dilakukan, dan setiap daerah perlu menempatkan dirinya dalam agenda pembangunan prioritas nasional agar program daerah dapat memperoleh dukungan yang lebih luas,” ujar Akhmad Wiyagus.

Dorongan tersebut menjadi sinyal bahwa pemerintah pusat mulai mendorong daerah lebih kreatif menggali potensi ekonomi lokal.

Namun demikian, peningkatan PAD juga tidak boleh dilakukan secara agresif tanpa mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah tetap harus menjaga keseimbangan antara peningkatan pendapatan dan daya beli warga.

Baca Juga  Wali Kota Parepare Tegaskan Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien JKN Nonaktif Sementara

Restrukturisasi OPD Dinilai Sudah Tepat

Selain membahas fiskal daerah, audiensi tersebut juga menyoroti langkah restrukturisasi organisasi perangkat daerah yang sedang dilakukan Pemerintah Kota Parepare.

Akhmad Wiyagus menilai langkah penataan birokrasi tersebut sudah berada pada jalur yang tepat.

Menurutnya, restrukturisasi OPD diperlukan agar birokrasi menjadi lebih ramping, efektif, dan adaptif menghadapi tantangan baru dalam tata kelola pemerintahan.

Kebijakan tersebut dinilai relevan di tengah tuntutan efisiensi anggaran nasional yang mengharuskan pemerintah daerah bekerja lebih cepat dengan sumber daya yang lebih terbatas.

Karena itu, reformasi birokrasi tidak lagi hanya berbicara soal struktur organisasi, tetapi juga menyangkut efektivitas pelayanan publik.

Baca Juga  PAN Parepare All Out Menangkan ANH-TQ, Musdalifah Pawe: "Tidak Ada Alasan untuk Tidak Pilih Nomor 1!"

Parepare Didorong Perkuat Kemandirian Fiskal

Pertemuan antara Pemerintah Kota Parepare dan Kemendagri memperlihatkan bahwa koordinasi pusat dan daerah kini menjadi faktor penting menjaga stabilitas pembangunan.

Di tengah tekanan efisiensi nasional, daerah tidak cukup hanya menunggu kebijakan pusat. Pemerintah daerah juga harus mampu membaca peluang ekonomi lokal dan memperkuat sumber pendapatan mandiri.

Bagi Parepare, tantangan tersebut sekaligus membuka peluang baru. Kota ini didorong untuk mempercepat inovasi ekonomi daerah, memperkuat PAD, dan memastikan pembangunan tetap berjalan tanpa membebani masyarakat.

Jika strategi itu berhasil dijalankan, Parepare tidak hanya mampu bertahan menghadapi tekanan fiskal nasional, tetapi juga berpotensi menjadi salah satu daerah yang lebih mandiri secara ekonomi di Sulawesi Selatan.

TAGGED:Akhmad Wiyagusbirokrasi daerahefisiensi anggaranfiskal daerahkebijakan nasionalKemendagriPAD PareparepareparePemkot Pareparerestrukturisasi OPDTasming Hamidtransfer daerah
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print

Follow Kami

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

Berita Terbaru

Pemain Arema FC merayakan gol ke gawang PSM Makassar di Stadion Kanjuruhan
Arema FC Hajar PSM Makassar 3-0, Juku Eja Kembali Bermasalah di Lini Depan
OLAHRAGA
9 Mei 2026
Rapat Perdana IJS Polman Bahas Sejumlah Isu  Krusial Termasuk Persiapan Pelantikan dan Pengukuhan
BERITA
9 Mei 2026
Wow..! Adira Expo Promo Besar di Kota Parepare, Solusi Finansial Untuk Masyarakat, Hadirkan Bergaia Produk Kebutuhan Keluarga
Parepare
9 Mei 2026
Ekspose Penerapan Manajemen Talenta ASN, Andi Ina Komitmen Bangun Birokrasi Profesional 
Barru
9 Mei 2026

Anda mungkin menyukai

Proyek rehabilitasi jalan di Parepare terdampak kenaikan harga aspal 2026
DaerahEkonomi & Bisnis

Proyek Infrastruktur Parepare 2026 Ditekan Harga Aspal, PUPR Putar Strategi Anggaran

9 Mei 2026
Aktivitas masyarakat di pasar tradisional Kota Parepare saat harga kebutuhan pokok stabil
DaerahEkonomi & Bisnis

Inflasi Parepare Terkendali, Pemkot Dinilai Berhasil Jaga Distribusi dan Harga Pangan

9 Mei 2026
PENDIDIKAN

Wali Kota Tasming Hamid Koordinasi ke Kemendikdasmen RI, Perkuat Program Pendidikan di Parepare

7 Mei 2026
Dialog Mentan Amran bersama 118 BEM Indonesia bahas program pertanian
Ekonomi & BisnisNASIONAL

Dialog 118 BEM dan Mentan Amran: MBG hingga Swasembada Pangan Jadi Sorotan

7 Mei 2026
Follow US
@2020 Koridor.id All Right Reserved
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
Welcome Back!

Sign in to your account