Koridor.id Koridor.id Koridor.id
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Cari
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Tag Berita
  • Berita Otomotif
  • Lainnya
Reading: Mendagri Minta Pemda Percepat Realisasi Program Rumah Rakyat
Font ResizerAa
Koridor.id Koridor.id
Font ResizerAa
Cari
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
@2020 Koridor.id All Right Reserved

Mendagri Minta Pemda Percepat Realisasi Program Rumah Rakyat

Diterbitkan 25 Februari 2026
Bagikan

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan komitmennya untuk mendukung realisasi program pembangunan tiga juta rumah yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok berpenghasilan rendah.

Pernyataan itu disampaikan Tito Karnavian saat menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Perumahan dan Kawasan Permukiman di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Berita Terkait
Program Nasional untuk Rumah TerjangkauKebijakan Pembebasan PBG dan BPHTB untuk MBRPemda Diminta Aktif Sosialisasikan ProgramProgram Strategis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Menurut Tito, program tersebut tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan hunian layak, tetapi juga menjadi peluang bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan warganya.

“Program ini membantu kepala daerah dalam menjalankan tugasnya untuk meningkatkan derajat dan kesejahteraan masyarakat di wilayah masing-masing,” ujarnya dalam keterangan resmi.


Program Nasional untuk Rumah Terjangkau

Mendagri menjelaskan bahwa program pembangunan tiga juta rumah merupakan inisiatif bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Tujuannya adalah memastikan masyarakat dapat memiliki rumah dengan harga yang terjangkau.

Program ini secara khusus menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yang selama ini menghadapi kendala dalam memiliki rumah akibat keterbatasan ekonomi dan tingginya biaya pembangunan.

Pemerintah pusat, lanjut Tito, telah menyiapkan berbagai kebijakan pendukung untuk mempercepat implementasi program tersebut.


Kebijakan Pembebasan PBG dan BPHTB untuk MBR

Salah satu bentuk dukungan konkret yang diberikan adalah pembebasan sejumlah biaya perizinan, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Kebijakan ini bertujuan untuk menekan biaya pembangunan rumah sehingga pengembang dapat menjual rumah dengan harga yang lebih terjangkau.

Baca Juga  Polsek Tinambung Klarifikasi Pemilik Akun Asri Ani Terkait Postingannya di Medsos Menyinggung Institusi Polri

“Dengan pembebasan PBG dan BPHTB, harga rumah bisa lebih murah dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” jelas Tito.

Ia menambahkan bahwa kebijakan tersebut telah didukung dengan regulasi daerah melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada), sehingga implementasinya dapat berjalan optimal.


Pemda Diminta Aktif Sosialisasikan Program

Mendagri menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menyukseskan program tersebut. Ia meminta kepala daerah untuk aktif melakukan sosialisasi agar masyarakat dapat memanfaatkan peluang tersebut secara maksimal.

Selain itu, pemerintah daerah juga didorong untuk memanfaatkan keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) guna mempercepat proses perizinan, termasuk pengurusan PBG dan BPHTB.

Dengan sistem pelayanan terintegrasi, proses perizinan dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan efisien.

“Mal Pelayanan Publik dapat membantu mempercepat layanan perizinan sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan akses,” tambahnya.


Program Strategis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Program pembangunan tiga juta rumah diharapkan menjadi solusi konkret dalam mengatasi backlog perumahan di Indonesia. Selain menyediakan hunian layak, program ini juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor konstruksi dan properti.

Dukungan pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan program tersebut, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Dengan sinergi yang kuat, pemerintah optimistis program ini mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memperluas akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

TAGGED:pembangunan nasionalperumahan nasionalprogram rumahrumah rakyattito karnavian
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print

Follow Kami

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

Berita Terbaru

Mentan Amran dorong hilirisasi kelapa Indonesia
Amran Tantang Pengusaha Muda Garap Hilirisasi Kelapa, Peluang Industri Bernilai Tinggi
Ekonomi & Bisnis NASIONAL
3 Mei 2026
Grafik pergerakan harga pangan nasional berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia 3 Mei 2026
Daftar Lengkap Harga Pangan Nasional Hari Ini, Cabai dan Beras Kompak Turun
Ekonomi & Bisnis NASIONAL
3 Mei 2026
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
Parepare
2 Mei 2026
HIPMI Properti Sulsel Siap Dilantik, Bidik Penguatan Sektor Properti
BERITA
2 Mei 2026

Anda mungkin menyukai

Hermanto P mengikuti forum ASWAKADA 2026 di Jakarta
NASIONALParepare

Dari Jakarta ke Parepare, Ini Misi Hermanto Usai Bimtek ASWAKADA 2026

28 April 2026
Stok beras Bulog capai 5 juta ton tanda swasembada pangan
EKONOMINASIONAL

Menteri Pertanian Sebut Indonesia Sudah Swasembada Pangan, Ini Datanya

26 April 2026
barcode MyPertamina hilang cara daftar ulang BBM subsidi
EKONOMINASIONAL

Barcode Pertalite Hilang, Ini Solusi dan Cara Daftar Ulang MyPertamina

24 April 2026
polemik kuota internet hangus dan akses digital Indonesia
EKONOMINASIONALPENDIDIKAN

BPKN Ingatkan Kuota Hangus Bukan Sekadar Kerugian Individu

24 April 2026
Follow US
@2020 Koridor.id All Right Reserved
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
Welcome Back!

Sign in to your account