Koridor.id Koridor.id Koridor.id
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Cari
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Tag Berita
  • Berita Otomotif
  • Lainnya
Reading: Motif Polisi Bunuh Polisi di Polda Sulsel Terungkap, Korban Diduga Dianiaya karena Tidak Loyal
Font ResizerAa
Koridor.id Koridor.id
Font ResizerAa
Cari
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
@2020 Koridor.id All Right Reserved

Motif Polisi Bunuh Polisi di Polda Sulsel Terungkap, Korban Diduga Dianiaya karena Tidak Loyal

Diterbitkan 1 Maret 2026
Bagikan

MAKASSAR – Kronologi dan motif kasus polisi bunuh polisi di Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) mulai terungkap. Kasus yang menewaskan Bripda Dirja Pratama (19) itu diduga dipicu persoalan loyalitas antara junior dan senior.

Kapolda Sulsel, Djuhandhani Rahardjo Puro, mengungkapkan bahwa korban diduga dianiaya oleh seniornya, Bripda Pirman, karena dianggap tidak menunjukkan sikap loyal.

Berita Terkait
Kronologi Penganiayaan di Asrama Polda SulselHasil Visum Ungkap Kekerasan FisikKorban Sempat Dilarikan ke Rumah SakitPelaku Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

“Ada pun motif yang menjadi permasalahan yaitu korban atas nama Bripda Dirja Pratama tidak respect atau tidak loyal terhadap seniornya,” ujar Djuhandhani dalam keterangannya kepada media, Kamis (26/2/2026).

Kronologi Penganiayaan di Asrama Polda Sulsel

Peristiwa tragis tersebut bermula ketika pelaku memanggil korban pada malam hari. Namun, korban tidak memenuhi panggilan tersebut, yang kemudian memicu kemarahan pelaku.

Menurut Kapolda, korban dipanggil beberapa kali namun tidak datang menghadap. Hingga akhirnya, pada pagi hari setelah salat subuh, pelaku menjemput korban secara langsung.

Korban kemudian diduga mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku seorang diri.

“Korban dianggap tidak loyal, itu motif yang berhasil kita ungkap dari hasil pemeriksaan penyidik,” jelas Djuhandhani.


Hasil Visum Ungkap Kekerasan Fisik

Berdasarkan hasil visum dari tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulsel, korban mengalami kekerasan fisik serius.

Kapolda menjelaskan, pelaku memukul korban berulang kali sambil mencekik leher korban. Temuan medis tersebut memperkuat dugaan terjadinya penganiayaan.

“Pelaku memukul berkali-kali dan mencekik korban, dan ini diperkuat oleh hasil visum dari Biddokkes,” ungkapnya.

Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit setelah ditemukan dalam kondisi kritis di asrama.

Baca Juga  Polsek Matangnga Polres Polman Laksanakan Patroli Dialogis Menjelang Pilkada Serentak di Wilayahnya

Korban Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit

Sebelumnya, pada Minggu pagi (22/2/2026), korban dilarikan ke RSUD Daya. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Korban dilaporkan sempat mengeluarkan darah dari mulut. Kondisi tersebut semakin menguatkan dugaan adanya tindak kekerasan yang dialaminya.

Ironisnya, beberapa jam sebelum kejadian, korban masih sempat berkomunikasi dengan ibunya melalui telepon dan tidak mengeluhkan kondisi kesehatan apa pun.


Pelaku Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Saat ini, penyidik masih mendalami keterangan sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti tambahan untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 468 Ayat (2) atau Pasal 466 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Pelaku terancam hukuman pidana maksimal 10 tahun penjara.

Kasus ini menjadi perhatian serius, sekaligus menegaskan komitmen institusi kepolisian dalam menegakkan hukum secara transparan, termasuk terhadap anggotanya sendiri.

TAGGED:berita kriminal SulselBripda Dirja PratamaBripda Pirmanhukum pidana Indonesiakasus penganiayaan polisikriminal makassarkronologi pembunuhan polisipolisi aniaya polisipolisi bunuh polisi
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print

Follow Kami

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

Berita Terbaru

Mentan Amran dorong hilirisasi kelapa Indonesia
Amran Tantang Pengusaha Muda Garap Hilirisasi Kelapa, Peluang Industri Bernilai Tinggi
Ekonomi & Bisnis NASIONAL
3 Mei 2026
Grafik pergerakan harga pangan nasional berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia 3 Mei 2026
Daftar Lengkap Harga Pangan Nasional Hari Ini, Cabai dan Beras Kompak Turun
Ekonomi & Bisnis NASIONAL
3 Mei 2026
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
Parepare
2 Mei 2026
HIPMI Properti Sulsel Siap Dilantik, Bidik Penguatan Sektor Properti
BERITA
2 Mei 2026

Anda mungkin menyukai

Pengesahan UU PPRT di DPR RI Jakarta
HUKUMNASIONAL

Hari Kartini UU PPRT Resmi Disahkan, Pemerintah Hapus Istilah Pembantu dan Majikan

22 April 2026
DaerahHUKUMParepare

Kanwil Kemenkum Sulsel Bahas Ranperwali Parepare, Pastikan Regulasi Tak Bertentangan

19 April 2026
DaerahParepareRegional

Wakil Wali Kota Parepare Bahas RUU Satu Data Indonesia, Angkat Isu BBM Subsidi

12 April 2026
Regional

Wali Kota Parepare Hadiri HUT Palopo 2026, Gaspa Jadi Ikon Baru Olahraga

11 April 2026
Follow US
@2020 Koridor.id All Right Reserved
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
Welcome Back!

Sign in to your account