Koridor.id Koridor.id Koridor.id
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Cari
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Tag Berita
  • Berita Otomotif
  • Lainnya
Reading: Pemantauan Hilal 1447 H: Kemenag dan BMKG Sebut Belum Penuhi Kriteria, Tunggu Sidang Isbat
Font ResizerAa
Koridor.id Koridor.id
Font ResizerAa
Cari
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
@2020 Koridor.id All Right Reserved

Pemantauan Hilal 1447 H: Kemenag dan BMKG Sebut Belum Penuhi Kriteria, Tunggu Sidang Isbat

Diterbitkan 17 Februari 2026
Bagikan

JAKARTA — Penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah masih menunggu keputusan resmi pemerintah melalui sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Anggota Tim Rukyatul Hilal Kementerian Agama, Cecep Nurwendaya, menjelaskan bahwa berdasarkan perhitungan hisab menggunakan kriteria imkanur rukyat MABIMS, awal Ramadan diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Namun demikian, hasil hisab tersebut bersifat informatif dan tetap memerlukan konfirmasi melalui pemantauan hilal.

Berita Terkait
Hilal Tidak Terlihat di MakassarPemantauan Dilakukan dengan Berbagai MetodePemerintah Imbau Masyarakat Tunggu Keputusan Resmi

“Secara hisab, awal Ramadan diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026. Namun, penetapan resmi tetap menunggu hasil rukyat dan sidang isbat,” jelas Cecep dalam paparannya.

Ia menjelaskan, Indonesia menggunakan kriteria MABIMS, yaitu kesepakatan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura, yang mensyaratkan ketinggian hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.


Hilal Tidak Terlihat di Makassar

Sementara itu, hasil pemantauan hilal di Makassar menunjukkan bahwa posisi hilal belum memenuhi kriteria tersebut.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Ali Yafid, mengungkapkan bahwa berdasarkan data BMKG dan Badan Hisab Rukyat, posisi hilal berada di bawah ufuk.

“Posisi bulan berada di bawah satu derajat, bahkan minus satu derajat. Ini berarti belum memenuhi kriteria imkanur rukyat,” jelasnya.

BMKG Wilayah IV Makassar juga menyampaikan bahwa secara astronomi, hilal tidak dapat diamati karena bulan terbenam lebih dahulu dibandingkan matahari.


Pemantauan Dilakukan dengan Berbagai Metode

Pemantauan hilal juga dilakukan oleh berbagai lembaga, termasuk Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama, menggunakan teleskop modern dan alat tradisional.

Ketua Lembaga Falakiyah PWNU DKI Jakarta, Abdul Kholiq, menjelaskan bahwa ketinggian hilal masih berada di bawah batas minimal untuk dapat terlihat.

Baca Juga  Lebaran 2026 Resmi Sabtu 21 Maret, Ini Penjelasan Lengkap Kemenag

“Secara astronomi, posisi hilal masih minus satu derajat, sehingga sangat sulit untuk diamati,” jelasnya.

Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan keakuratan data yang akan menjadi bahan pertimbangan sidang isbat.


Pemerintah Imbau Masyarakat Tunggu Keputusan Resmi

Kementerian Agama mengimbau masyarakat untuk menunggu keputusan resmi sidang isbat sebagai pedoman nasional dalam menentukan awal Ramadan.

Perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah memungkinkan adanya perbedaan waktu pelaksanaan puasa di sebagian kalangan masyarakat.

Namun demikian, pemerintah berharap masyarakat tetap menjaga persatuan dan mengikuti keputusan resmi yang ditetapkan.

Penetapan awal Ramadan melalui sidang isbat menjadi mekanisme resmi yang menggabungkan metode hisab dan rukyat untuk memastikan keakuratan penentuan awal bulan Hijriah di Indonesia.

TAGGED:awal ramadan 1447 hberita ramadanBMKG Makassarhilal indonesiahilal makassarmabimspenentuan ramadanpuasa ramadan 2026sidang isbat
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print

Follow Kami

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

Berita Terbaru

Mentan Amran dorong hilirisasi kelapa Indonesia
Amran Tantang Pengusaha Muda Garap Hilirisasi Kelapa, Peluang Industri Bernilai Tinggi
Ekonomi & Bisnis NASIONAL
3 Mei 2026
Grafik pergerakan harga pangan nasional berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia 3 Mei 2026
Daftar Lengkap Harga Pangan Nasional Hari Ini, Cabai dan Beras Kompak Turun
Ekonomi & Bisnis NASIONAL
3 Mei 2026
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
Parepare
2 Mei 2026
HIPMI Properti Sulsel Siap Dilantik, Bidik Penguatan Sektor Properti
BERITA
2 Mei 2026

Anda mungkin menyukai

Hermanto P mengikuti forum ASWAKADA 2026 di Jakarta
NASIONALParepare

Dari Jakarta ke Parepare, Ini Misi Hermanto Usai Bimtek ASWAKADA 2026

28 April 2026
Stok beras Bulog capai 5 juta ton tanda swasembada pangan
EKONOMINASIONAL

Menteri Pertanian Sebut Indonesia Sudah Swasembada Pangan, Ini Datanya

26 April 2026
barcode MyPertamina hilang cara daftar ulang BBM subsidi
EKONOMINASIONAL

Barcode Pertalite Hilang, Ini Solusi dan Cara Daftar Ulang MyPertamina

24 April 2026
polemik kuota internet hangus dan akses digital Indonesia
EKONOMINASIONALPENDIDIKAN

BPKN Ingatkan Kuota Hangus Bukan Sekadar Kerugian Individu

24 April 2026
Follow US
@2020 Koridor.id All Right Reserved
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
Welcome Back!

Sign in to your account