Koridor.id Koridor.id Koridor.id
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Cari
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Tag Berita
  • Berita Otomotif
  • Lainnya
Reading: Pemerintah Tetapkan WFH 1 Hari per Pekan, Kapan Resmi Berlaku?
Font ResizerAa
Koridor.id Koridor.id
Font ResizerAa
Cari
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
@2020 Koridor.id All Right Reserved

Pemerintah Tetapkan WFH 1 Hari per Pekan, Kapan Resmi Berlaku?

Diterbitkan 27 Maret 2026
Bagikan

JAKARTA – Pemerintah segera menetapkan kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan sebagai langkah efisiensi energi di tengah lonjakan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan kebijakan tersebut akan diumumkan dalam waktu dekat, bahkan ditargetkan sebelum akhir Maret 2026.

Berita Terkait
Berlaku untuk ASN, Swasta Bersifat ImbauanStrategi Hemat Energi di Tengah Gejolak GlobalProduktivitas Dipastikan Tetap TerjagaDPR Ingatkan Bukan Solusi Jangka PanjangMenunggu Pengumuman Resmi Pemerintah

“Pokoknya sudah ditetapkan pekan ini,” ujar Airlangga usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto menerima investor asal Amerika Serikat, Ray Dalio, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Menurut Airlangga, waktu pengumuman tinggal menunggu hari, mengingat bulan Maret segera berakhir.

“Secepatnya, kan tinggal berapa hari lagi bulan ini,” tambahnya.


Berlaku untuk ASN, Swasta Bersifat Imbauan

Airlangga menjelaskan bahwa kebijakan WFH akan diterapkan secara resmi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Sementara itu, sektor swasta akan diberikan imbauan untuk mengikuti kebijakan serupa.

Namun demikian, tidak semua sektor dapat menerapkan sistem kerja jarak jauh. Pemerintah menegaskan bahwa sektor pelayanan publik tetap harus berjalan normal.

“Aturan WFH akan didetailkan. Tetapi sesudah Lebaran kita akan berlakukan. Untuk ASN maupun imbauan untuk swasta, tetapi bukan yang bekerja di sektor pelayanan publik,” jelas Airlangga.


Strategi Hemat Energi di Tengah Gejolak Global

Kebijakan ini merupakan respons pemerintah terhadap kondisi global yang tengah bergejolak, khususnya akibat konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada kenaikan harga minyak dunia.

Pemerintah menilai pengurangan mobilitas melalui skema WFH dapat membantu menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), terutama di wilayah perkotaan dengan tingkat mobilitas tinggi.

Baca Juga  PP Tunas Resmi Berlaku, Pemerintah Nonaktifkan Akun Anak di Bawah 16 Tahun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa kebijakan ini tidak akan mengganggu produktivitas nasional jika diterapkan secara selektif.

“Nggak (mengganggu), kalau kita pilih dengan cermat. Kalau kita pilih Jumat, jadi pasti ada penghematan BBM,” ujarnya.


Produktivitas Dipastikan Tetap Terjaga

Purbaya menegaskan bahwa sektor strategis seperti industri manufaktur dan layanan publik tetap akan beroperasi normal, karena tidak semua jenis pekerjaan dapat dilakukan secara daring.

Menurutnya, kebijakan WFH satu hari justru memberikan ruang efisiensi tanpa mengorbankan kinerja ekonomi secara keseluruhan.

“Kalau untuk pabrik-pabrik dan pelayanan publik ya tetap jalan. Jadi harusnya nggak masalah kalau cuma satu hari saja,” jelasnya.


DPR Ingatkan Bukan Solusi Jangka Panjang

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR, Aria Bima, menilai kebijakan WFH satu hari per minggu merupakan langkah taktis yang cukup baik untuk jangka pendek.

Namun, ia mengingatkan bahwa kebijakan tersebut tidak boleh dijadikan solusi utama dalam menghadapi lonjakan harga minyak.

“Gagasan ini bisa dianggap baik sebagai langkah taktis jangka pendek, tetapi tidak boleh diperlakukan sebagai solusi tunggal,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah tetap perlu menyiapkan strategi jangka panjang yang lebih komprehensif dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global.


Menunggu Pengumuman Resmi Pemerintah

Saat ini, kebijakan WFH masih dalam tahap finalisasi dan menunggu pengumuman resmi dari pemerintah pusat.

Presiden Prabowo Subianto disebut terus memantau perkembangan kebijakan tersebut sebelum diumumkan kepada publik.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap dapat menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mengurangi tekanan terhadap konsumsi energi nasional.

TAGGED:Airlangga HartartoWFH Indonesiawork from home ASN
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print

Follow Kami

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

Berita Terbaru

Mentan Amran dorong hilirisasi kelapa Indonesia
Amran Tantang Pengusaha Muda Garap Hilirisasi Kelapa, Peluang Industri Bernilai Tinggi
Ekonomi & Bisnis NASIONAL
3 Mei 2026
Grafik pergerakan harga pangan nasional berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia 3 Mei 2026
Daftar Lengkap Harga Pangan Nasional Hari Ini, Cabai dan Beras Kompak Turun
Ekonomi & Bisnis NASIONAL
3 Mei 2026
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
Parepare
2 Mei 2026
HIPMI Properti Sulsel Siap Dilantik, Bidik Penguatan Sektor Properti
BERITA
2 Mei 2026

Anda mungkin menyukai

sapi kurban parepare 2026
DaerahEKONOMIEkonomi & Bisnis

Penurunan Sapi Kurban di Parepare 2026: Dampak Harga Naik dan Strategi Pemerintah

29 April 2026
Hermanto P mengikuti forum ASWAKADA 2026 di Jakarta
NASIONALParepare

Dari Jakarta ke Parepare, Ini Misi Hermanto Usai Bimtek ASWAKADA 2026

28 April 2026
Stok beras Bulog capai 5 juta ton tanda swasembada pangan
EKONOMINASIONAL

Menteri Pertanian Sebut Indonesia Sudah Swasembada Pangan, Ini Datanya

26 April 2026
ground breaking Fairus Zamzam Parepare
DaerahEKONOMIParepare

Ground Breaking Fairus Zamzam, Tasming Hamid Dorong Investasi Properti

24 April 2026
Follow US
@2020 Koridor.id All Right Reserved
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
Welcome Back!

Sign in to your account