Inovasi Lancar HD RSUD Andi Makkasau Parepare Peroleh Penghargaan Pembangunan Daerah

Koridor.id, PAREPARE — Inovasi Lancar HD atau Layanan Antar Jemput Cuci Darah Hemodialisa milik RSUD Andi Makkasau menjadi andalan Pemerintah Kota Parepare di ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2024 Provinsi Sulawesi Selatan.

Keunggulan Inovasi Lancar HD ini dipresentasikan langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Akbar Ali dalam penilaian PPD tahap 2 berupa presentasi dan wawancara di hadapan tim panelis di Hotel Ibis Styles, Makassar, Jumat (23/2/2024).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Pada tahap 2 ini, 13 Kabupaten Kota se-Sulsel termasuk Parepare, yang dinyatakan lolos hasil penilaian tahap 1.

Akbar Ali dalam presentasinya didampingi Kepala Bappeda Parepare, Zulkarnaen Nasrun dan jajaran Bappeda, beserta Staf Khusus Parepare Iwan Asaad, dan Inovator Lancar HD Direktur RSUD Andi Makkasau, dr Hj Renny Anggraeny Sari yang diwakili oleh pelaksana inovasi Kepala Ruangan Hemodialisa RSUD Andi Makkasau.

Tim penilai menyebut Parepare menjadi salah satu nominasi terbaik Kabupaten Kota bersama 12 daerah lainnya yang lolos masuk penilaian PPD tahap 2 ini.

Akbar Ali dalam presentasinya antara lain mengulas salah satu keunggulan Parepare yakni inovasi daerah. Prioritas pembangunan Parepare dalam RKPD 2023 adalah peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik dengan tujuan dan sasaran memberikan pelayanan prima dan profesional, serta mengotimalkan pemenuhan hak dasar masyarakat dan meningkatnya pelayanan publik.

“Salah satu inovasi andalan Parepare adalah Inovasi Lancar HD atau Layanan Antar Jemput Cuci Darah Hemodialisa. Inovasi ini adalah layanan antar jemput masyarakat Kota Parepare yang menjalani hemodialisis di RSUD Andi Makkasau secara gratis serta melakukan edukasi ke pasien dan keluarga pasien. Inovasi Lancar HD merupakan transformasi pelayanan publik yang mendukung prioritas pembangunan daerah dan nasional dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan khususnya di bidang kesehatan,” ulas Akbar Ali di hadapan tim panelis yang disiapkan oleh Bappelitbangda Sulsel selaku penyelenggara PPD.

Akbar Ali yang juga Kepala Pusat Strategi Kebijakan Politik Hukum dan Pemerintahan Dalam Negeri, Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri ini menekankan, input inovasi Lancar HD ada regulasi, alokasi anggaran, sumber daya manusia, stakeholder, serta sarana dan prasarana.

Output inovasi Lancar HD yakni pada 2023 jumlah pasien sebanyak 27 orang mendapat pelayanan 2.592 layanan selama setahun. Outcome inovasi Lancar HD adalah pasien mendapatkan pelayanan hemodialisa sesuai standar pelayanan kualitas tinggi selama 5 jam per pasien.

“Dampak inovasi dapat diukur dengan nilai indeks kepuasan masyarakat semakin meningkat, tingkat kepatuhan pelayanan publik terus meningkat, dan angka harapan hidup masyarakat Parepare semakin meningkat,” ungkap Akbar Ali. (*)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *