Koridor.id Koridor.id Koridor.id
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Cari
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Tag Berita
  • Berita Otomotif
  • Lainnya
Reading: Proyek Infrastruktur Parepare 2026 Ditekan Harga Aspal, PUPR Putar Strategi Anggaran
Font ResizerAa
Koridor.id Koridor.id
Font ResizerAa
Cari
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
@2020 Koridor.id All Right Reserved

Proyek Infrastruktur Parepare 2026 Ditekan Harga Aspal, PUPR Putar Strategi Anggaran

Diterbitkan 9 Mei 2026
Proyek rehabilitasi jalan di Parepare terdampak kenaikan harga aspal 2026
Dinas PUPR Parepare mulai melakukan penyesuaian proyek rehabilitasi jalan akibat kenaikan harga aspal curah pada 2026.
Bagikan

KORIDOR.ID, PAREPARE – Kenaikan harga aspal Parepare mulai memberi tekanan serius terhadap proyek infrastruktur jalan tahun 2026. Dalam waktu relatif singkat, harga aspal curah melonjak dari Rp16.000 menjadi Rp18.000 per kilogram.

Baca Juga  Idulfitri 1447 H di Parepare, Wali Kota Soroti Capaian dan Tantangan Daerah

Lonjakan harga material utama pembangunan jalan itu memaksa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Parepare melakukan penyesuaian terhadap sejumlah item pekerjaan proyek rehabilitasi jalan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Kondisi tersebut memperlihatkan betapa rentannya proyek infrastruktur daerah terhadap fluktuasi harga material konstruksi. Di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah daerah kini dihadapkan pada pilihan sulit antara menjaga target fisik proyek atau mempertahankan kualitas pekerjaan pelengkap.

Baca Juga  Bupati Barru Presentasikan RTRW 2026–2046 di Jakarta, Dorong Investasi dan Konektivitas

Kenaikan Harga Aspal Dinilai Tidak Normal

Staf Analis Tim Teknis Bidang Bina Marga Dinas PUPR Parepare, Muhammad Rizal, mengatakan kenaikan harga mulai terasa sejak April 2026.

Menurutnya, lonjakan kali ini jauh melampaui kenaikan rutin yang biasanya hanya berkisar Rp500 hingga Rp1.000 per kilogram.

“Kemarin di bulan Januari itu masih sekitar Rp16.000 per kilo. Per bulan April kemarin sudah naik ke harga baru Rp18.000. Ini kenaikannya cukup signifikan, biasanya kan cuma naik Rp500 atau Rp1.000,” ujar Rizal, Kamis (7/5/2026).

Kenaikan tersebut menjadi alarm bagi sektor konstruksi daerah. Sebab, aspal merupakan komponen utama dalam proyek peningkatan maupun rehabilitasi jalan.

Ketika harga material inti naik tajam, ruang fiskal pemerintah otomatis menyempit.

Baca Juga  Wali Kota Parepare Serahkan LKPD 2025 ke BPK Sulsel, Targetkan Opini Terbaik

Perencanaan Lama Mulai Tidak Relevan

Masalah utama muncul karena proyek DAK disusun jauh sebelum pekerjaan dimulai. Dalam praktiknya, proses perencanaan dan penganggaran dilakukan satu tahun sebelumnya menggunakan asumsi harga lama.

Akibatnya, ketika harga material melonjak pada tahun pelaksanaan, pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian teknis agar proyek tetap berjalan sesuai pagu anggaran.

“Karena perencanaan DAK itu dilakukan satu tahun sebelumnya, makanya ini ada penyesuaian harga untuk proses lelangnya,” jelas Rizal.

Situasi ini menunjukkan bahwa sistem perencanaan proyek pemerintah masih menghadapi tantangan besar dalam mengantisipasi volatilitas harga pasar.

Di sektor konstruksi, perubahan harga material bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan dapat berdampak langsung terhadap kualitas infrastruktur yang dibangun.

Baca Juga  MTQ XXXIV Sulsel 2026 Resmi Ditutup, Kafilah Parepare Masuk 10 Besar

Target Panjang Jalan Tetap Dipertahankan

Meski harga aspal naik signifikan, Dinas PUPR Parepare memastikan target panjang jalan rehabilitasi tetap dipertahankan.

Pemerintah pusat disebut telah mengunci target pembangunan jalan sepanjang 1.960 meter, sehingga daerah tidak diperbolehkan mengurangi volume pekerjaan utama.

“Untuk target panjang jalan, verifikator di pusat tidak mengizinkan adanya pengurangan. Jadi kami tetap di target awal yakni 1.960 meter,” tegas Rizal.

Karena target fisik utama tidak bisa diubah, strategi efisiensi diarahkan pada pekerjaan pelengkap atau item minor proyek.

Penyesuaian kemungkinan dilakukan pada pembangunan bahu jalan, talud penahan tanah, hingga fasilitas penunjang lainnya.

“Mungkin ada pengurangan di bangunan pelengkap atau pekerjaan minor seperti bahu jalan dan talud penahan tanah. Itu yang akan disesuaikan volumenya agar tetap masuk dalam pagu anggaran Rp3 miliar lebih itu,” ungkapnya.

Baca Juga  Tasming Hamid Hadir di PSBM XXVI Makassar, Dorong Kolaborasi Ekonomi Nasional

Infrastruktur Berisiko Kehilangan Kualitas Penunjang

Langkah efisiensi tersebut memang dianggap paling realistis dalam kondisi anggaran terbatas. Namun, pengurangan item pelengkap juga menyimpan risiko jangka panjang terhadap ketahanan infrastruktur.

Bahu jalan, drainase, dan talud bukan sekadar elemen tambahan. Komponen tersebut memiliki fungsi penting dalam menjaga stabilitas jalan dan memperpanjang usia konstruksi.

Jika fasilitas penunjang dikurangi, maka potensi kerusakan dini pada jalan dapat meningkat, terutama di wilayah dengan intensitas hujan tinggi seperti Sulawesi Selatan.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Parepare. Dalam beberapa tahun terakhir, sektor konstruksi nasional memang menghadapi tekanan akibat kenaikan harga bahan baku, distribusi logistik, hingga ketidakstabilan rantai pasok material.

Baca Juga  Darurat Sampah, Wakil Bupati Barru Dukung Gerakan Zero Waste TNI

Tender Proyek Jalan Masih Berlangsung

Saat ini seluruh paket rehabilitasi jalan DAK di Parepare masih berada pada tahap tender atau lelang.

Dinas PUPR memperkirakan proses kontrak pekerjaan paling cepat berlangsung pada pertengahan Mei 2026 apabila tidak ada perubahan jadwal administrasi.

“Belum ada pengerjaan, masih proses lelang semua. Rencananya paling cepat berkontrak itu tanggal 20 Mei kalau tidak ada perubahan jadwal,” tutur Rizal.

Sementara itu, untuk proyek non-DAK, pemerintah kota mulai menggunakan standar harga material terbaru dalam proses perencanaan agar tidak mengalami persoalan serupa saat pelaksanaan proyek dimulai.

“Untuk perencanaan di tahun ini sudah diarahkan menggunakan harga terbaru,” pungkasnya.

Baca Juga  Usai HUT Pangkep, Wali Kota Parepare Sambangi Kafilah MTQ di Maros

Evaluasi Perencanaan Infrastruktur Kian Mendesak

Kenaikan harga aspal Parepare kini menjadi gambaran nyata bagaimana perubahan ekonomi dapat langsung memengaruhi pembangunan daerah.

Selama ini, keberhasilan proyek pemerintah sering diukur dari capaian panjang jalan atau serapan anggaran. Namun di lapangan, kualitas pekerjaan pelengkap justru menjadi faktor penting yang menentukan ketahanan infrastruktur dalam jangka panjang.

Karena itu, pemerintah daerah dituntut lebih adaptif dalam menyusun estimasi biaya proyek. Fleksibilitas perencanaan, pembaruan harga material secara berkala, hingga skema mitigasi risiko konstruksi menjadi kebutuhan mendesak di tengah fluktuasi harga pasar yang semakin sulit diprediksi.

Jika tren kenaikan material terus berlanjut, maka tantangan pembangunan infrastruktur daerah bukan lagi sekadar menyelesaikan proyek tepat waktu, melainkan memastikan kualitas jalan tetap mampu bertahan dalam jangka panjang.

No posts found

TAGGED:aspal curahDAK 2026harga aspal Parepareinfrastruktur Sulselmaterial konstruksiPembangunan Daerahproyek jalan PareparePUPR Pareparerehabilitasi jalantender proyek jalan
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print

Follow Kami

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

Berita Terbaru

Wali Kota Parepare Tasming Hamid saat konsultasi dengan Wakil Menteri Dalam Negeri di Jakarta
Efisiensi Anggaran Nasional, Pemkot Parepare Mulai Restrukturisasi OPD dan Perkuat PAD
Ekonomi & Bisnis Parepare POLITIK
9 Mei 2026
Pemain Arema FC merayakan gol ke gawang PSM Makassar di Stadion Kanjuruhan
Arema FC Hajar PSM Makassar 3-0, Juku Eja Kembali Bermasalah di Lini Depan
OLAHRAGA
9 Mei 2026
Rapat Perdana IJS Polman Bahas Sejumlah Isu  Krusial Termasuk Persiapan Pelantikan dan Pengukuhan
BERITA
9 Mei 2026
Wow..! Adira Expo Promo Besar di Kota Parepare, Solusi Finansial Untuk Masyarakat, Hadirkan Bergaia Produk Kebutuhan Keluarga
Parepare
9 Mei 2026

Anda mungkin menyukai

Aktivitas masyarakat di pasar tradisional Kota Parepare saat harga kebutuhan pokok stabil
DaerahEkonomi & Bisnis

Inflasi Parepare Terkendali, Pemkot Dinilai Berhasil Jaga Distribusi dan Harga Pangan

9 Mei 2026
Dialog Mentan Amran bersama 118 BEM Indonesia bahas program pertanian
Ekonomi & BisnisNASIONAL

Dialog 118 BEM dan Mentan Amran: MBG hingga Swasembada Pangan Jadi Sorotan

7 Mei 2026
pemeriksaan sapi kurban parepare idul adha
Ekonomi & BisnisParepare

Jelang Idul Adha, 1.025 Sapi Kurban di Parepare Diberi Obat Cacing, Pengawasan Diperketat

7 Mei 2026
Ekonomi & Bisnis

BNI Bersama Mario Bakti Group Kolaborasi Dalam Pengembangan Perumahan dan Ekspansi Bisnis

6 Mei 2026
Follow US
@2020 Koridor.id All Right Reserved
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
Welcome Back!

Sign in to your account