Koridor.id Koridor.id Koridor.id
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Cari
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Tag Berita
  • Berita Otomotif
  • Lainnya
Reading: Pemerintah Terapkan MBG 5 Hari, Daerah Stunting Tinggi Dikecualikan
Font ResizerAa
Koridor.id Koridor.id
Font ResizerAa
Cari
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
@2020 Koridor.id All Right Reserved

Pemerintah Terapkan MBG 5 Hari, Daerah Stunting Tinggi Dikecualikan

Diterbitkan 29 Maret 2026
Bagikan

Jakarta – Pemerintah resmi menetapkan skema baru dalam penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah, yakni lima hari dalam sepekan.

Keputusan tersebut diumumkan dalam Rapat Koordinasi Tingkat Atas (Rakortas) virtual bersama Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (28/3/2026).

Berita Terkait
Penyesuaian dengan Hari SekolahDaerah 3T Tetap Mendapat TambahanBerbasis Data dan Kolaborasi DaerahEfisiensi Anggaran hingga Rp40 TriliunPresiden Tegaskan MBG Tetap BerjalanUpaya Tekan Stunting Nasional

Kebijakan ini menyesuaikan dengan sistem pembelajaran mayoritas sekolah yang menerapkan lima hari belajar dalam sepekan.

Penyesuaian dengan Hari Sekolah

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa penyaluran MBG akan mengikuti jumlah hari aktif sekolah.

“Jika sekolah lima hari, maka MBG diberikan lima hari. Jika enam hari, maka diberikan enam hari,” ujarnya.

Ia menyebut mayoritas sekolah di Indonesia saat ini telah menerapkan sistem lima hari belajar, sehingga skema ini dianggap paling relevan.

Daerah 3T Tetap Mendapat Tambahan

Meski demikian, pemerintah memberikan pengecualian untuk daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) serta wilayah dengan tingkat stunting tinggi.

Di daerah tersebut, program MBG tetap disalurkan hingga enam hari dalam sepekan, termasuk pada hari Sabtu.

Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk memastikan anak-anak di wilayah dengan risiko gizi tinggi tetap mendapatkan asupan nutrisi yang cukup.

“Pemberian MBG di hari Sabtu untuk daerah berisiko stunting tinggi merupakan langkah strategis,” jelas Dadan.


Berbasis Data dan Kolaborasi Daerah

Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional terus melakukan pendataan untuk menentukan wilayah prioritas penerima MBG.

Data tersebut bersumber dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 serta data dari Kementerian Kesehatan.

Selain itu, pemerintah juga bekerja sama dengan dinas pendidikan dan dinas kesehatan di daerah untuk memastikan penyaluran program tepat sasaran.

Baca Juga  Pemerintah Tetapkan WFH 1 Hari per Pekan, Kapan Resmi Berlaku?

Pendataan mencakup jumlah sekolah, jumlah siswa, hingga tingkat prevalensi stunting di masing-masing wilayah.

“Integritas data sangat penting karena program ini menyangkut masa depan generasi muda,” tegas Dadan.

Efisiensi Anggaran hingga Rp40 Triliun

Di sisi lain, kebijakan penyesuaian hari penyaluran MBG juga berkaitan dengan efisiensi anggaran.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa pengurangan hari penyaluran dari enam menjadi lima hari berpotensi menghemat anggaran hingga Rp40 triliun per tahun.

Menurutnya, efisiensi tersebut merupakan inisiatif dari Badan Gizi Nasional untuk menyesuaikan kondisi fiskal tanpa mengurangi manfaat program secara signifikan.

Presiden Tegaskan MBG Tetap Berjalan

Dalam kesempatan terpisah, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program MBG tetap menjadi prioritas pemerintah, meski ada kebijakan efisiensi anggaran.

Ia memastikan program tersebut tidak akan dihentikan, bahkan di tengah tantangan global seperti konflik Timur Tengah.

“Jangan sampai ada krisis lalu program ini dihentikan. Kita masih punya banyak cara untuk melakukan penghematan,” tegasnya.

Prabowo juga menyatakan keyakinannya bahwa program MBG akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Selain itu, program ini juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja di sektor pangan dan distribusi.

Upaya Tekan Stunting Nasional

Program MBG merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam menekan angka stunting di Indonesia.

Dengan memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup secara rutin, pemerintah berharap kualitas kesehatan dan perkembangan anak dapat meningkat secara signifikan.

Kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

TAGGED:Gizi AnakKesehatan Anakstunting indonesia
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print

Follow Kami

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

Berita Terbaru

Mentan Amran dorong hilirisasi kelapa Indonesia
Amran Tantang Pengusaha Muda Garap Hilirisasi Kelapa, Peluang Industri Bernilai Tinggi
Ekonomi & Bisnis NASIONAL
3 Mei 2026
Grafik pergerakan harga pangan nasional berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia 3 Mei 2026
Daftar Lengkap Harga Pangan Nasional Hari Ini, Cabai dan Beras Kompak Turun
Ekonomi & Bisnis NASIONAL
3 Mei 2026
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
Parepare
2 Mei 2026
HIPMI Properti Sulsel Siap Dilantik, Bidik Penguatan Sektor Properti
BERITA
2 Mei 2026

Anda mungkin menyukai

Hermanto P mengikuti forum ASWAKADA 2026 di Jakarta
NASIONALParepare

Dari Jakarta ke Parepare, Ini Misi Hermanto Usai Bimtek ASWAKADA 2026

28 April 2026
Stok beras Bulog capai 5 juta ton tanda swasembada pangan
EKONOMINASIONAL

Menteri Pertanian Sebut Indonesia Sudah Swasembada Pangan, Ini Datanya

26 April 2026
barcode MyPertamina hilang cara daftar ulang BBM subsidi
EKONOMINASIONAL

Barcode Pertalite Hilang, Ini Solusi dan Cara Daftar Ulang MyPertamina

24 April 2026
polemik kuota internet hangus dan akses digital Indonesia
EKONOMINASIONALPENDIDIKAN

BPKN Ingatkan Kuota Hangus Bukan Sekadar Kerugian Individu

24 April 2026
Follow US
@2020 Koridor.id All Right Reserved
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
Welcome Back!

Sign in to your account