Koridor.id Koridor.id Koridor.id
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Cari
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • Tag Berita
  • Berita Otomotif
  • Lainnya
Reading: Waspada! OJK dan DJP Ungkap Modus Penipuan Rekening dan Pajak
Font ResizerAa
Koridor.id Koridor.id
Font ResizerAa
Cari
  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
@2020 Koridor.id All Right Reserved

Waspada! OJK dan DJP Ungkap Modus Penipuan Rekening dan Pajak

Diterbitkan 15 Februari 2026
Bagikan

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengeluarkan peringatan resmi kepada masyarakat terkait maraknya praktik ilegal jual beli rekening bank serta meningkatnya modus penipuan yang mengatasnamakan instansi pemerintah. Kedua lembaga tersebut menegaskan bahwa praktik ini berisiko tinggi dan dapat menyeret masyarakat ke dalam tindak pidana serius seperti pencucian uang dan penipuan digital.

Peringatan ini disampaikan menyusul meningkatnya temuan praktik jual beli rekening melalui media sosial, serta berbagai modus penipuan pajak yang memanfaatkan isu perpajakan terkini untuk menjerat korban.

Berita Terkait
OJK Tegaskan Jual Beli Rekening Bank adalah Tindakan IlegalModus Jual Beli Rekening Banyak Dimanfaatkan untuk KejahatanDJP Ungkap Modus Penipuan Pajak Semakin BeragamDJP Minta Masyarakat Gunakan Kanal Resmi untuk VerifikasiOJK dan DJP Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan dan Digital

OJK Tegaskan Jual Beli Rekening Bank adalah Tindakan Ilegal

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa jual beli rekening merupakan tindakan ilegal yang melanggar prinsip Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT).

Menurut Dian, OJK telah meminta seluruh bank untuk mengambil langkah tegas terhadap rekening yang teridentifikasi diperjualbelikan, termasuk pembatasan akses hingga pemutusan fasilitas perbankan.

“Pemilik rekening tetap bertanggung jawab secara hukum atas setiap transaksi yang terjadi pada rekening tersebut, termasuk apabila digunakan untuk tindak pidana,” tegas Dian dalam keterangan resminya, Minggu (15/2/2026).

OJK juga memperkuat pengawasan melalui penerapan regulasi resmi, yaitu POJK Nomor 8 Tahun 2023 tentang Penerapan Program APU, PPT, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal.

Regulasi tersebut mewajibkan seluruh Penyedia Jasa Keuangan menerapkan prinsip Know Your Customer (KYC), termasuk verifikasi identitas nasabah, pemantauan transaksi, serta memastikan bahwa rekening digunakan oleh pemilik manfaat yang sah (beneficial owner).

Baca Juga  Wali Kota Parepare Hadiri Buka Puasa Bersama Hiswana Migas, Dorong Pertumbuhan Pengusaha Baru

Informasi lengkap terkait regulasi perbankan dapat diakses melalui situs resmi OJK di
https://www.ojk.go.id


Modus Jual Beli Rekening Banyak Dimanfaatkan untuk Kejahatan

Fenomena jual beli rekening kini marak terjadi, terutama melalui media sosial dan platform digital. Praktik ini sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan, termasuk:

  • Penampungan dana hasil judi online

  • Penipuan digital dan scam

  • Pencucian uang (money laundering)

  • Aktivitas keuangan ilegal lainnya

Dalam banyak kasus, pelaku kejahatan merekrut masyarakat berpenghasilan rendah untuk membuka rekening bank, kemudian membeli kartu ATM dan akses mobile banking untuk digunakan sebagai rekening penampung dana ilegal.

Selain itu, terdapat modus lowongan kerja palsu yang meminta calon korban membuka rekening baru, namun akses rekening tersebut kemudian dikuasai oleh pelaku.

OJK saat ini memperkuat koordinasi dengan berbagai lembaga, termasuk PPATK, Kementerian Komunikasi dan Digital, aparat penegak hukum, serta perbankan nasional untuk memantau dan menindak praktik ilegal tersebut.


DJP Ungkap Modus Penipuan Pajak Semakin Beragam

Selain peringatan dari OJK, Direktorat Jenderal Pajak juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan instansi pajak.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti, menegaskan bahwa masyarakat tidak boleh sembarangan memberikan data pribadi atau melakukan transfer dana tanpa verifikasi resmi.

“DJP mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat atau pegawai DJP,” ujar Inge.

Beberapa modus yang sering digunakan pelaku antara lain:

  • Mengirim file berbahaya berformat .apk melalui WhatsApp

  • Mengarahkan korban mengunduh aplikasi pajak dari link palsu

  • Mengaku sebagai petugas pajak dan meminta pembayaran tertentu

  • Menggunakan isu pemadanan NIK-NPWP untuk menipu korban

  • Mengklaim adanya pengembalian pajak palsu (restitusi)

Baca Juga  Pemkot Parepare Launching Gerakan Pangan Murah 

Pelaku juga kerap memanfaatkan isu implementasi sistem baru seperti Coretax untuk membuat narasi penipuan tampak meyakinkan.


DJP Minta Masyarakat Gunakan Kanal Resmi untuk Verifikasi

DJP mengimbau masyarakat agar selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi sebelum merespons pesan atau telepon mencurigakan.

Masyarakat dapat melakukan konfirmasi melalui:

  • Situs resmi DJP: https://www.pajak.go.id

  • Kring Pajak: 1500200

  • Kantor pajak terdekat

Selain itu, masyarakat juga dapat melaporkan penipuan melalui:

https://aduannomor.id
https://aduankonten.id

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam melindungi masyarakat dari kejahatan digital dan menjaga integritas sistem keuangan nasional.


OJK dan DJP Tekankan Pentingnya Literasi Keuangan dan Digital

OJK dan DJP sepakat bahwa literasi keuangan dan kewaspadaan digital menjadi kunci utama dalam mencegah masyarakat menjadi korban kejahatan.

Masyarakat diimbau untuk:

  • Tidak menjual atau meminjamkan rekening bank

  • Tidak memberikan data pribadi sembarangan

  • Tidak mengklik tautan mencurigakan

  • Selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi

Langkah ini penting untuk melindungi keamanan finansial masyarakat sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

TAGGED:DJPjual beli rekeningkeamanan perbankankejahatan digitalpajak Indonesiapenipuan pajakrekening bank ilegal
Bagikan artikel ini
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print

Follow Kami

235.3kFollowersLike
69.1kFollowersFollow
56.4kFollowersFollow
136kSubscribersSubscribe
4.4kFollowersFollow

Berita Terbaru

TPP ASN Parepare Kembali Normal, Pemkot Pastikan Pembayaran Tepat Waktu
Parepare
30 April 2026
Peresmian Auditorium dan MoU Institut Andi Sapada Perkuat Sinergi dengan Pemkot Parepare
Parepare PENDIDIKAN
30 April 2026
sapi kurban parepare 2026
Penurunan Sapi Kurban di Parepare 2026: Dampak Harga Naik dan Strategi Pemerintah
Daerah EKONOMI Ekonomi & Bisnis
29 April 2026
Hermanto P mengikuti forum ASWAKADA 2026 di Jakarta
Dari Jakarta ke Parepare, Ini Misi Hermanto Usai Bimtek ASWAKADA 2026
NASIONAL Parepare
28 April 2026

Anda mungkin menyukai

Stok beras Bulog capai 5 juta ton tanda swasembada pangan
EKONOMINASIONAL

Menteri Pertanian Sebut Indonesia Sudah Swasembada Pangan, Ini Datanya

26 April 2026
ground breaking Fairus Zamzam Parepare
DaerahEKONOMIParepare

Ground Breaking Fairus Zamzam, Tasming Hamid Dorong Investasi Properti

24 April 2026
barcode MyPertamina hilang cara daftar ulang BBM subsidi
EKONOMINASIONAL

Barcode Pertalite Hilang, Ini Solusi dan Cara Daftar Ulang MyPertamina

24 April 2026
polemik kuota internet hangus dan akses digital Indonesia
EKONOMINASIONALPENDIDIKAN

BPKN Ingatkan Kuota Hangus Bukan Sekadar Kerugian Individu

24 April 2026
Follow US
@2020 Koridor.id All Right Reserved
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kontak kami
Welcome Back!

Sign in to your account